28 June 2018

7 Hal yang Bisa Kalian Lakukan di Gili Trawangan

Siapa sih yang gak kenal dengan pulau kecil nan cantik di utara Lombok ini?

Pulau ini memang sampai sekarang menjadi salah satu primadona wisata di Lombok, selain Mandalika. Nah karena udah beberapa tahun enggak silaturahmi dengan bule bule aduhai di sana, akhirnya di Bulan April 2018 kemarin, aku menyempatkan untuk liburan ke pulau itu lagi.

Salah satu pelabuhan untuk menyeberang ke Gili Trawangan adalah Pelabuhan Bangsal, di pelabuhan ini tersedia public boat, fast boat, dan boat charteran. Bagi yang membawa kendaraan roda 2 atau roda 4 bisa dititipkan di penitipan kendaraan yang banyak terdapat di sekitar pelabuhan, untuk motor harganya 10 ribu per hari.

Untuk menyeberang, tiket public boat nya adalah 15rb/orang ditambah retribusi dua ribu limaratus per orang, sedangkan untuk fast boat harganya 85 ribu rupiah. Sedangkan untuk charter boat nya kurang tahu ya.

Setelah mendapat tiket public boat, kita harus menunggu di pantai nya, nanti bakal di panggil saat kuota kapal udah penuh. Enggak perlu nunggu lama sih, karena hari ini lumayan banyak yang mau nyebrang ke trawangan.

Perjalanan laut sekitar setengah jam, dengan kondisi ombak yang tergantung cuaca, alhamdulilah siang ini cuaca bersahabat, jadi ombak pun tenang.


Sesampainya di Gili Trawangan, kita langsung nyari persewaan sepeda, karena lokasi hotel kita lumayan jauh dari pelabuhan. Memang sengaja sih nyari yang jauh, biar tenang dan nyaman. Harga sewa sepeda nya, 50 ribu/sepeda sampai keesokan hari nya. Harga ini mungkin beda ya di tiap stand penyewaan, tergantung konsisi sepedanya juga sih. Berhubung kita bawa balita, jadi nyari yang ada boncengan/dudukan anak di depan.

Saranku sih, memang sebelum ke Gili, lebih baik kita nyari dulu hotel nya. Ada beberapa kriteria yang biasanya aku pakai, yang mungkin bisa kalian aplikasikan juga, yaitu Budget, Lokasi dan Fasilitas. Semuanya bisa kita cari info nya di Online Travel Agent (OTA) , seperti tr*veloka, tik*t.com , book*ng.com , dll. 

Tarif hotel hotel di Gili Trawangan sangat bervariasi, mulai dari 100rban sampai jutaan rupiah per malam. Untuk yang di sepanjang pesisir pantai/deket pantai sih biasanya harganya lebih mahal, tapi ya gak berlaku mutlak juga sih, Ada juga yang lokasinya di dalam/tengah gili, tapi harganya selangit begitu juga sebalik nya. Buat yang punya budget lebih dan pengen deket pantai, bisa ke Hotel Villa Ombak, Ombak Sunset, Aston Sunset Beach atau Pandawa Resort.

Nah kemarin tuh, aku nyari nya yang lokasinya jauh dari keramaian, ada kolam renangnya, dapet sarapan dan harganya di range 600-800rb/malam. Dan dapatlah pilihan yang memenuhi semua kriteria itu, yaitu Jambuluwuk Resort.

Nah untuk lebih memastikan hal itu, biasanya aku search lagi di google, ketikkan aja nama hotel incaran kita, misalkan aja jambuluwuk. Seperti gambar di bawah ini :


Kalau beruntung, kita bisa dapet harga lebih miring dari situs OTA lain lho. 

Ngapain aja di Gili Trawangan??
Kenapa aku sarankan untuk menginap saat di Gili Trawangan? Karena ada banyak yang bisa kita lakukan bila kita menginap. Kalau misal kita datang pagi trus balik sore, ya cuma dapet panasnya aja.

1. Sepedaan Keliling Gili
Dengan menyewa sepeda di stand2 penyewaan atau di hotel (biasanya ada hotel yang menyewakan juga), kita bisa mengelilingi gili dengan menyusuri jalan lingkar nya. Saran saya sih sore aja ya sambil sepedaan sambil hunting lokasi sunset. Atau pagi sehabis sarapan, mumpung matahari belum terlalu menyengat.


2. Snorkling dan Diving
Di Gili Trawangan banyak stand2 yang menawarkan jasa snorkling trip/hoping island ke tiga gili, yaitu trawangan, meno dan air. Harganya cuma 100ribuan/orang, bisanya start jam 10an pagi. Kita akan dibawa ke beberapa spot di sekitar 3 gili ini, yang tentunya sudah pasti bagus pemandangan bawah lautnya. Dan kalau beruntung bisa tuh ketemu ama penyu. Untuk yang sudah expert, bisa coba diving deh, ada banyak juga yang menawarkan jasanya, mulai dari penyewaan alat sampai diantar ke lokasi/spot diving yang kece

3. Menikmati Gili Gelato
Suka es krim/gelato ? Nah kalian wajib tuh nyobain gelato khas gili ini. Dibuat secara homemade, pas banget buat disantap siang siang saat panas, ataupun malam malam juga cocok, sehabis capek dugem, heuheuheu


4. Menyapa Tukik (Anak Penyu)
Di Gili Trawangan terdapat satu lokasi penangkaran penyu (tidak jauh dari Masjid). Ada beberapa kotak kaca besar yang berisi puluhan tukik, mulai dari yang kecil sampai yang agak besar yang sudah siap mengarungi samudra. Sempatkanlah untuk mengisi uang seikhlasnya di kotak (semacam kotak amal) untuk membantu membiayai makan tukik tukik ini.  


Saat tengah hari alias siang bolong, pantai pantai di gili yang dekat dengan keramaian pasti banyak banget bule bule yang berjemur, mandi matahari, Nah di sekitar sini juga biasanya banyak wisatawan lokal juga. Bukan untuk berjemur sih, tapi menikmati dan melihat bule berjemur, heuheuheu


6. Menikmati Sunrise dan Sunset
Kegiatan ini cuma bisa kita lakukan kalau kita bermalam di gili. Bangun pagi, sebelum sarapan, kita bisa menuju ke pantai timur gili untuk menikmati sunrise. Nah saat sore hari, kita bisa menuju ke pantai barat untuk menikmati sunset. 


7. Dinner di Pasar Seni
Saat tiba waktunya makan malam, langsung aja menuju ke lapangan/art market/pasar seni Gili Trawangan, lokasinya tidak jauh dari pelabuhan. Di sini terdapat banyak banget jenis makanan yang harganya lebih terjangkau dibandingkan kalau kita makan di cafe/resto. Ada seafood lengkap, nasi sayur lauk lengkap, es/jus, dan juga jajanan manis/ gorengan. Lueeeengkap banget.



***

Nah kira kira seperti itulah kegiatan kegiatan yang bisa kita lakukan di Gili Trawangan. Misalkan kita lagi males kemana mana, yaudah bersantai aja di hotel sambil berendem di kolam renang hotel.


Share:

24 June 2018

Harga Paket Internet Unlimited Dari Indosat Terbaru di Bulan Juni 2018

Paket Unlimited merupakan paket yang banyak digunakan oleh sebagian masyarakat, karena paket internet unlimited mempunyai harga yang terjangkau. Salah satunya ialah paket internet unlimited dari Indosat, yang menawarkan beberapa pilihan paket unlimited yang menyediakan layanan internet dengan tarif murah untuk jenis kuota utama dan tambahan kuota unlimited untuk berbagai aplikasi sosial media dan juga bisa digunakan untuk streaming. 


Selain itu, Indosat juga menawarkan paket internet unlimited bagi pelanggan kartu prabayar dan beberapa pilihan kuota unlimited dalam paket Indosat Freedom Postpaid yang biasa anda nikmati dengan harga yang murah dan terjangkau. Tanpa banyak panjang lebar lagi, berikut paket internet unlimited dari Indosat.

1. Paket Internet Unlimited Indosat (2 GB)
- Kuota utama : 2 GB
- Masa aktif : 1 bulan
- Harga : Rp 35.000 (Tiga puluh lima ribu)

2. Paket Internet Unlimited Indosat (3 GB)
- Kuota utama : 3 GB
- Masa aktif : 1 bulan
- Harga : Rp 50.000 (Lima puluh ribu)

3. Paket Internet Unlimited Indonsat (7 GB)
- Kuota utama : 7 GB
- Masa aktif : 1 bulan
- Harga : Rp 70.000 (Tujuh puluh ribu)

4. Paket Internet Unlimited Indosat (10 GB)
- Kuota utama : 10 GB
- Masa aktif : 1 bulan
- Harga : Rp 100.000 (Seratus ribu)

5. Paket Internet Unlimited Indosat (15 GB)
- Kuota utama : 15 GB
- Masa aktif : 1 bulan
- Harga : Rp 120.000 (Seratus dua puluh ribu)

6. Paket Internet Unlimited Indosat
- Kuota utama : Unlimited untuk semua jaringan
- Masa aktif : 1 bulan
- Harga : Rp 165.000 (Seratus enam puluh ribu)

Itulah beberapa daftar paket internet unlimited dari Indosat, semoga dapat bermanfaat bagia anda semuanya. Selain itu, paket internet dari Indosat ini juga mendapatkan layanan streaming yang dapat menggunakan kuota unlimited seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, Grab, Go-jek, Path, Messenger, Instagram, dan lain sebagainya yang bisa anda nikmati.

Mengingat keterbatasan waktu yang ada, maka perjumpaan kita pada kesempatan kali ini hanya cukup sampai disini saja. Akhir kata cukup sekian, semoga ulasan yang singkat ini dapat bermanfaat.

Share:

23 June 2018

Kuliner Ndeso di Warung Bogowonto Purworejo

Mudik..... Selain silaturahmi dengn keluarga yang jarang ketemu, sekalian wisata kuliner donk ya. Kebetulan tidak jauh dari rumah, ada tempat makan baru yang lagi nge-Hits, namanya Warung Bogowonto.

purworejo

Lokasi Warung Bogowonto ini berada persis di pinggir Sungai Bogowonto, masuk wilayah kelurahan Pangenrejo, Purworejo. (warga setempat menyebut wilayah ini dengan nama "kedungrong"). Lebih tepatnya, search aja di google maps "warung bogowonto", atau silakan lihat peta di bawah postingan ini

Uniknya Warung Bogowonto ini dibangun dengan konsep ala ndeso. Saat ini, Pemiliknya mendirikan dua rumah joglo khas Jawa di bantaran sungai ini, satunya sebagai dapur, tempat penyajian makanan, dan tempat duduk pengunjung, sedangkan bangunan yang satunya hanya untuk tempat duduk pengunjung saja.


Bukan bangunan megah dan permanen seperti kebanyakan rumah makan, interior di dalam rumah makan ini pun begitu klasik. Joglo dipenuhi mebeler (meja kursi dan pajangan) kuno yang disusun tanpa sekat. Tujuannya memudahkan interaksi antar pengunjung atau konsumen dengan pelayan rumah makan. 

Di bagian belakang bangunan dibuat terbuka tanpa dinding dengan pemandangan Sungai Bogowonto. Beberapa dipan khusus lesehan disusun di teras belakang. Semilir angin dari arah sungai menerpa siapapun yang makan di tempat itu. Saat duduk di sini nyaman banget, adem, sejuk dengan pemandangan yang aduhai pula.



Ingin menunjukkan identitas sebagai warung makan ala ndeso, menu sajiannya pun mengikuti. Saat kita ke warung ini, menu yang tersaji ada Sayur Lodeh Jantung (bunga pisang), kluban, lele goreng, wader goreng (ikan sungai), mangut lele, buntil pare, tahu/tempe goreng, nila goreng, dan dua jenis sambal maknyus, sambal terasi dan sambal korek. Sumpah sambal koreknya juaraaaaa. Nah menu makanan tersebut disajikan dalam satu meja khusus, kemudian pengunjung tinggal mengambil sendiri sayur dan lauknya (bebaaas), semacam prasmanan gitu deh. Sedangkan untuk minuman nya tinggal pesan ke meja minuman di sebelahnya, ada teh (hangat/dingin), jeruk (hangat/dingin), dan kopi.


Harga makanan di sini kurang ajar murah nya deh, heuheuheu, masa kita berlima makan plus minum cuma habis 90ribu. Cara penghitungan harga ini pokoknya nasi sayur itu udah sepaket , nah kita tinggal nambah lauk nya, semakin banyak pilihan lauk yang diambil, makin tinggi harganya.

Harga murah, tempat yang sejuk dan rasa masakan yang enak membuat tempat makan yang baru berdiri empat bulan itu selalu dibanjiri pengunjung. Kebanyakan mereka datang pada saat jam makan siang. Tidak hanya pengunjung dari seantero pelosok Purworejo, pelanggan juga datang dari berbagai kota di Indonesia, yang merupakan perantau yang pulang kampung, lalu kangen masakan lokal, heuheuheu (termasuk aku)


Nah selesai makan enak ini, pengunjung bisa lho turun ke sungai bogowonto, foto foto ataupun sekedar duduk duduk santai di bawah rindangnya pepohonan. Untuk yang satu ini, akan aku share di postingan tersendiri, karena banyak foto foto cakep di sungai nya, tunggu ya....

***

Peta Lokasi Warung Bogowonto, Purworejo

.
Share:

18 June 2018

3 Hari Bersama The Alea Hotel, Bali

Di Postingan kali ini, aku mau me-review Hotel tempat kita tinggal selama 3 hari 2 malam saat liburan Natal 2017 kemarin.

Hotel yang kita tempati tersebut adalah The Alea Hotel yang berlokasi di Jalan Cendrawasih 78, Petitenget, Seminyak, Bali. Tidak jauh dari pusat keramaian Seminyak, tapi tetap terasa tenang dan nyaman.

LOBBY
Lobi hotel ini berada di lantai 1, di atas basement yang digunakan untuk parkir mobil/motor. Jadi kita harus menaiki beberapa anak tangga dulu untuk bisa sampai ke Lobi nya. Untuk ukuran hotel berbintang 3, lobi hotel ini lumayan luas lho, dengan banyak sofa di beberapa sudut. 

Untuk cek in, sebenernya sih jam 2 ya, tapi kita datengnya jam 12, lebih awal 2 jam dari jadwal, berharap aja sih bisa masuk sebelum jam cek in, udah lumayan capek nih setelah menempuh jalur darat dari Lombok. Dan alhamdulilah ada kamar yang sudah ready, sehingga kita enggak perlu menunggu sampai jam 2 deh. 


KAMAR
Ada beberapa tipe kamar yang disediakan, beda lantai beda harga. Aku sih order yang Pool Access, yang berada di lantai paling bawah, jadi pas buka pintu langsung bisa nyebur ke kolam renang nya. Aku udah booking kamar ini sejak dua minggu yang lalu lewat aplikasi Hotels.com , awalnya sih enggak sengaja untuk ngincer hotel ini, cuma berdasarkan kriteria yang aku list, hotel ini yang paling tepat/sesuai dengan kriteria yang aku buat sendiri, yaitu di area Seminyak, Harga di bawah 500rb/malam, Ada Kolam Renang, dan Include Sarapan. Mungkin kalau pas hari biasa bakal banyak hotel yang masuk kriteria ya, namun berhubung kita nginepnya di hari libur natal, harga harga hotel kebanyakan di atas harga wajarnya.

Kelengkapan kamar ini juga lumayan, kasurnya ukuran besar, ada TV, AC, Mini Bar lengkap dengan kopi, teh, gula, Kulkas Mini, Meja Kursi, Lemari, Safety Box, Wastafel, Cermin, dan Kamar mandi yang lengkap dengan air hangat dan dingin, handuk, sabun, sampo, dan amenities lain.



KOLAM RENANG
Kolam renang di Hotel Alea ada dua, berbentuk kotak memanjang berdampingan dengan wujud yang sama, cuma salah satunya bisa untuk anak anak, karena ada bagian dangkal nya. Enaknya booking kamar yang paling bawah tuh ya, buka pintu langsung bisa lompat ke kolam renang. Namun sayang sekali cuaca beberapa hari ini kurang oke, jadinya kita cuma sempet sekali berenang di kolam ini. Berada di tengah tengah, dengan dikelilingi kamar kamar, berenang di sini bisa jadi tontonan sih buat semua penghuni kamar, heuheuheu.



SARAPAN
Mungkin ada beberapa orang yang enggak peduli hotel yang ia tinggali menyediakan sarapan atau enggak. Tapi buat aku, tarif hotel yang include dengan menu sarapan itu wajib, heuheuheuheu, males pagi pagi nyari sarapan di luar.

Bertempat di lantai 2 (di atas lobby), ruangan restoran ini lumayan luas untuk menampung para tamu yang hendak sarapan. Selain untuk sarapan, resto ini juga disewakan untuk acara wedding lho, siapa tahu kalian mau menggelar resepsi di sini, heuheuheu.

Menu sarapan nya sih standar standar aja ya, ada nasi putih, lauk dan sayur, juga ada nasi goreng dan bubur, pastry, buah, jus, kopi, teh, dan telur goreng yang langsung dimasak oleh chef nya di resto ini. Kalau pas lagi rame ramenya, kita harus antre untuk mendapat 1 telur goreng aja. Dari segi rasa sih, lumayan enak lah ya...




LAIN LAIN
  • Beberapa kali menginap di Bali, saat order taksi online pasti drivernya telpon dulu dan bilang untuk jalan sedikit keluar hotel, jangan menunggu di Lobi, sebut saja hotel Amaris Nusa Dua dan Grand Zuri Kuta. Tapi untuk kali ini, enggak sama sekali, pihak hotel dan sekitarnya sangat welcome dengan taksi online. Kalau begini khan enak, tamu nyaman, driver pun tenang. Ntap Soul...
  • Untuk fasilitas free wifi nya lumayan kenceng (kalau di lobi) , pas ku coba di dalam kamar sih, kadang kadang kenceng, kadang kadang malah ilang sinyal.
  • Saat hari kedua, kita pergi seharian, dan saat malam nya balik ke kamar, kondisi kamar sudah rapi, juga ada dua botol air mineral baru, tapi handuk nya enggak diganti yang kering, dan odol nya juga enggak diganti yang baru, padahal biasanya kalau nginep hotel, 2 item itu pasti ganti di tiap hari nya. 
  • Staff hotel di lobi ramah ramah, dan pelayanan bagus. Di lobi juga menyediakan jasa titip barang barang/koper, seperti kita kemarin, check out pagi tapi enggak langsung pulang, melainkan jalan jalan dulu di hari terakhir, jadinya kita titip barang2 bawaan dulu. Gratis


***

Peta Lokasi The Alea Hotel, Bali

Share:

13 June 2018

Aktivitas Pagi Nelayan Pantai Mangsit

Beberapa waktu yang lalu, pas hari libur, aku kedatangan teman. Siang siang ke rumah sambil membawa box besar berwarna biru. Heuheuheu tumben tumbenan nih bocah bawa barang gituan, dan setelah dibuka, ternyata...... Hmmmm aroma bau khas ikan langsung menyeruak. Dia bawa se box ikan tongkol seger yang tadi pagi baru dia beli di pantai langsung dari nelayan nya.

Bisa dapet banyak gitu sih gegara dia gak tahu harga nya, yang jelas dia cuma bilang beli 30 ribu gitu. Heuheuehu gak pake timbangan, langsung aja dapet 1 kresek ikan tongkol fresh yang baru turun dari kapal. Karena takutnya busuk sebelum bisa dimasak semua, plus frezer kulkasnya udah gak cukup, akhirnya tuh sisa ikan dikasih ke aku.

Nah aku jadi penasaran nih, di minggu berikutnya aku ngajakin si kecil dan emaknya jalan jalan pagi ke Pantai, lokasinya di arah utara Pantai Senggigi. Mau lihat langsung kegiatan nelayan di pagi hari, sekalian biar si kecil bisa main main pasir.

Di sepanjang pantai yang aku datangi ini dipenuhi oleh resort dan hotel mewah, hanya menyisakan sedikit tanah kosong yang dimanfaatkan nelayan sekitar sini untuk memarkir perahu nya. Nah di situlah keriuhan selalu terjadi di pagi hari.

Satu persatu perahu merapat ke daratan setelah melaut menjaring ikan dengan alat jaring sederhana. Ukuran perahu perahu ini kecil sih, biasanya cuma diisi 2 orang, bahkan ada yang cuma 1 orang, sedangkan ruang kosong nya diisi jaring dan ikan hasil tangkapan.



Saat perahu sudah menyentuh bibir pantai, beberapa pemuda dan pria paruh baya langsung mendekat, bukan mau membeli ikan nya ya, tapi mau membantu pemilik kapal untuk menaikkan kapal ke daratan. 

Semua perahu nelayan ini punya lengan penyeimbang di kanan kiri nya yang terbuat dari kayu, selain sebagai penyeimbang saat melaut, kayu ini juga berfungsi sebagai pegangan orang orang tadi untuk mengangkat kapal sampai ke daratan, iya "mengangkat" , kapalnya benar benar diangkat sampai melayang tidak menyentuh pasir, hingga sekitar 10 - 20 meter menjauh dari bibir pantai.

Nah setelah pekerjaan mereka usai, perahu sudah aman dari ombak, pemilik perahu membagikan ikan tongkol kepada masing masing orang yang membantu tadi, aku lihat dari beberapa perahu, ada yang ngasih 1 biji ada yang ngasih 2 biji ikan, enggak seragam. Hal ini berlangsung sampai sekitar pukul sembilan. Setelah jam itu, pantai sepi, tinggal pemilik perahu yang masih merapikan isi perahu nya dan mengeluarkan ikan dari jaring jaring.



Terkadang datang ibu ibu, dengan membawa tas, yang langsung menuju kapal incaran nya, sepertinya sih sudah kenal/langganan, bisa dilihat dari keakraban mereka. Dia membeli ikan tongkol langsung dari nelayan nya, selain lebih murah daripada beli di pasar, tentu saja ikannya lebih segar, dan bisa pilih sendiri, heuheuheu.

Sembari aku foto foto, menikmati pemandangan, mengikuti aktivitas para nelayan di pagi hari, si kecil lagi seru main pasir dan air laut, maklum udah lama enggak jumpa :)

Di sebelah tempat kita duduk ini ada sebuah resort mewah, nah beberapa kali kesini tumben tumbenan nih ketemu satpam hotel yang lagi keliling bersama anjing doberman dengan ukuran lumayan besar.

Kirain bakal serem tuh satpam, eh ternyata dia ramah banget, malah nawarin untuk duduk di berugak tempat dia biasa nongkrong, dan pake keran air di sebelah berugak untuk bersih bersih, heuheuheu. Mantaph dah




Pantai ini memang udah jadi favorit dah untuk main main pasir, karena ombaknya bersahabat, enggak ada batu karang di sekitar bibir pantai dan tentunya ada keran air tawar untuk bilas. Oia, satu lagi, ini gratiss, enggak ada tiket masuk nya. Tapi ya itu, kalau main air pas lagi jam jam nya kapal merapat ke daratan, harus siap siap bila tiba tiba ada kapal lewat, heuheuheu.


Share:

My Youtube Channel

Blog Archive