Showing posts with label Lombok Barat. Show all posts
Showing posts with label Lombok Barat. Show all posts

23 January 2020

Catat!! Inilah Kalender Event Lombok Sumbawa 2020

Disclaimer : Dengan Adanya Wabah Corona, Jadwal di bawah ini dipastikan akan berubah

Yaa meskipun kita ini udah setahun lebih udah enggak tinggal di Lombok, tapi Lombok tuh masih di hati banget, bisa dibilang Lombok tuh udah jadi rumah kedua kita. Banyak banget kenangan di pulau itu, sudah dilupakannya. Nah FYI kemarin tanggal 22 Januari 2020 ternyata ada peluncuran/launching "Calendar of Event Lombok Sumbawa 2020" lho, lokasinya di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jakarta.


Dalam acara tersebut, diumumkan bahwa Provinsi NTB meluncurkan 16 Calendar Event di tahun 2020 dengan tiga Calendar Event utama yang masuk Top 1.000 Event Nasional, yaitu Festival Pesona Bau Nyale, Pesona Khazanah Ramadhan, dan Festival Taliwang, dengan harapan perkembangan pariwisata NTB di tahun 2020 dapat menembus target kunjungan wisatawan sebesar 4,5 juta pengunjung.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama, juga menyampaikan rasa bahagianya bisa turut mengikuti Calendar of Event Lombok Sumbawa 2020. Menurutnya, NTB ini merupakan provinsi yang beruntung. Namun, beruntung saja tidak cukup. Kita harus bekerja keras. Hal tersebut untuk membuat destinasi super prioritas berhasil. Pengembangan pariwisata akan mencakup seluruh daerah di NTB, seperti Senggigi, Tiga Pulau Gili, Rinjani, Sumbawa, dan lain sebagainya. Mandalika punya opportunity sangat tinggi karena sirkuit MotoGP akan dan sedang dibangun. Rencananya sirkuit itu akan digunakan pada 2021.

NTB saat ini memposisikan diri sebagai the best destination in halal tourism. Meski begitu, NTB tetap ingin membuat turis nonmuslim juga senang, aman, dan nyaman berwisata di NTB, khususnya di Lombok dan Sumbawa. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi NTB, lama tinggal turis yang datang ke provinsi itu rata-rata hanya 3 atau 2 hari saja. Ke depan, pihaknya berharap lama kunjungan wisatawan bisa mencapai enam sampai tujuh hari.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Fauzal menyebut total event yang digelar sepanjang 2020 mencapai 48 event. Tapi, hanya 16 agenda yang masuk kategori utama dengan tiga di antaranya masuk dalam 100 Calender of Event 2020 berskala nasional. Meski berbeda-beda, seluruh event yang digelar di NTB Tahun 2020 ini mengusung satu tema, yakni Goes To MotoGP 2021

Apa saja event lain yang digelar? Berikut daftar lengkapnya: 
1. Lombok Sumbawa Great Sale 2020 (25 Januari--25 Februari 2020) 
2. Festival Pesona Bau Nyale 2020 (9--15 Februari 2020) 
3. Festival Pesona Gili Indah 2020 (1--15 Maret 2020) 
4. Festival Pesona Tambora 2020 (1--10 April 2020) 
5. L'Etape Indonesia (3--5 April 2020) 
6. Pesona Khazanah Ramadhan (29 April--18 Mei 2020) 
7. Tambora Challenge (29 April--18 Mei 2020) 
8. Rinjani 100 (26--28 Juni 2020) 
9. IronMan 70.3 Lombok Indonesia (1--4 Juli 2020) 
10. Bulan Pesona Lombok Sumbawa (18 Agustus--18 September 2020) 
11. Pesona Gumi Selaparang (Agustus 2020) 
12. Mataram Jazz Festival (Agustus 2020) 
13. Festival Pesona Moyo (13--26 September 2020) 
14. Festival Pesona Senggigi (September 2020) 15. Festival Taliwang (November 2020) 
16. Pemilihan Duta Wisata Puteri Indonesia (1--7 Desember 2020).


Nah itulah ke-16 event yang bakal digelar di Lombok Sumbawa selama tahun 2020 ini. Untuk tanggal pelaksanaannya kemungkinan sih bisa bergeser (berdasarkan pengalaman kalender event tahun tahun sebelumnya).

Buat kalian yang ada rencana liburan ke Lombok di tahun 2020 ini, monggo silakan disimak jadwal di atas, sesuaikan ama jadwal jalan jalan kalian :)


sumber informasi : https://www.liputan6.com dan http://rri.co.id
Share:

5 September 2019

Garden Party di Holiday Resort Lombok


Satu hal utama yang jadi alasan kita untuk jalan jalan keluarga ke Lombok bulan Juli 2019 adalah Undangan Nikahan teman. Nah undangan nikah ini bukan undangan biasa ya, karena yang menikah adalah presenter nge hits di CNN, heuheuheu, kalau kalian sering nonton berita di CNN pasti pernah melihat beliau. 

Selain itu, tema resepsi dan lokasi yang digunakan juga spesial yaitu semacam Garden Party di area Holiday Resort Lombok, sebuah resort cantik di Pantai Mangsit, Lombok yang pernah kucoba menginap disana sekitar 2 tahun lalu.

Kondangan Garden Party gaesss, yaaa mungkin kalian pernah merasakannya ya, tapi bagiku ini pertama kali dan bikin aku excited banget. Haha, biasanya khan di gedung atau halaman rumah ya, datang, salaman, makan lalu pulang deh.



Nah berhubung sang Istri juga jadi bridesmaid nya, kita datang 2 jam sebelum acara Akad Nikah, karena ada sesi foto foto  sang pengantin perempuan dengan para bridesmaid yang jumlahnya ada 5 orang, yang merupakan teman teman se-gank waktu SMA dulu.

Sesi foto foto ini dilakukan di halaman luas yang berada di bagian dalam Resort ini, dimana nanti malam disini digelar acara resepsi, sedangkan untuk akad, lokasinya di dekat kolam renang dengan view pantai dan matahari terbenam/sunset.

Berikut adalah foto fotonya :







Lha terus akunya dimana? Haha aku jadi baby sitter dulu nih, ngejagain dua aanak kecil sambil bawa kamera, sesekali jepret jepret dikit. Untungnya sih si baby mau bobo di stroller, jadi enggak terlalu repot lah, tinggal dorong dorong stroller kemana aja mereka pergi, pindah pindah spot foto.

Oia, aku menyempatkan untuk mampir di penangkaran penyu milik holiday resort, lokasinya di salah satu pojokan dari tanah lapang yang luas ini, ternyata holiday resort ini punya program pelepasan tukik lho buat para pengunjung hotel, nah tukik tukik yang dilepas itu berasal dari penangkaran ini, heuheheu, lucu lucunya bayi bayi penyu ini.



Menjelang jam 6 sore, kedua rombongan dari masing masing mempelai menuju ke spot akad nikah yang berada di tepi pantai dekat dengan kolam renang. Momen ini sangat mengharukan deh, heuheuheuheu jadi inget pas akad nikah dulu, gimana rasa deg-deg an itu menguasai diri ini. Tapi bedanya pas aku akad nikah, antara mempelai pria dan wanita enggak dijejerin dulu, nah sehabis akad nikah selesai diikrarkan baru dah sang mempelai wanita keluar dan duduk di sampingku.


Tepat jam 6 sore prosesi akad nikah dimulai, dimulai dengan pembacaan ayat ayat suci Al Quran, Khotbah Nikah, Ikrar akad nikah dan diakhiri dengan doa. Sehabis itu seperti biasa, penandatanganan buku nikah, pelepasan balon ke udara dan foto foto. Untuk makanan dan minuman disediakan di dalam gazebo di dekat sini, para tamu bisa bebas ambil setelah prosesi akad selesai.

Huaaa seru banget sih bisa akad nikah dengan view sunset gini yaaa, heuheuheu. Untungnya aja sih enggak hujan dan enggak ada angin kencang. Kalau ada ya pasti langsung bubaaaar.....






Setelah semua prosesi akad nikah selesai, acara dilanjutkan dengan ishoma karena sudah masuk waktu maghrib. Dan acara akan dilanjutkan lagi nanti malam sehabis Isya untuk Resepsi nya.

Resepsi ini digelar di bagian tengah resort yang berupa tanah lapang yang dikelilingi pohon pohon kelapa. Angin malam ini sih lumayan ya rasanya, bikin dingin menusuk kulit, pas enggak bawa jaket pula. Semoga aja gak masuk angin dah. 



Perbedaan yang mencolok dibanding kondangan kondangan pada umumnya adalah disini para tamu enggak antri untuk salaman dengan pengantin di pelaminan, tapi justru kedua mempelai yang jalan keliling menghampiri tamu di meja masing masing.

Seru seru seru, haha, baru kali ini aku kondangan model kaya gini.

Sekitar jam setengah 10 malam, acara resepsi usai, semua tamu pun kembali ke rumah masing masing...

Share:

29 December 2018

Ini Dia Kalender Event Lombok Sumbawa Tahun 2019


Dengan konsep yang berbeda, Kalender Event / Calendar of Events (CoE) Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diluncurkan hari ini, 29 Desember 2018. Untuk CoE 2019, Dinas Pariwisata (Dispar) NTB menggelar acara peluncuran di lokasi yang berbeda dari tahun sebelumnya yaitu bertempat di Area Kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng dimulai dari pukul 09.30 WIB. 

Terdapat beberapa event andalan yang akan terlaksana di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa untuk tahun 2019. Nah dari event event itu, terdapat 4 event andalan NTB yang juga masuk menjadi bagian dari 100 Calendar of Event Wonderful 2019 milik Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. 

Apa saja sih event yang bakal digelar di Lombok dan Sumbawa selama tahun 2019? Ini dia daftarnya :
  • Lombok Sumbawa Great Sale (28 Januari - 28 Februari 2019)
    Merupakan event promosi bagi setiap wisatwan mancanegara dan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Lombok Sumbawa akan mendapatkan potongan harga mulai dari tiket, paket tour dan bahkan diskon belanja. Pada bulan ini semua wisatawan akan dimanjakan dengan segala kemudahan dan kesenangan berbelanja.

  • Festival Pesona Bau Nyale (17-25 Februari 2019)
    Festival ini merupakan kegiatan unggulan yang dilakukan di kawasan Mandalika. Festival ini dilaksanakan untuk memfasilitasi masyarakat yang tiap tahunnya menunggu kedatangan nyale yang dianggap sebagai binatang laut yang dianggap sebagai perwujudan dari putri Mandalika dan diyakini mempunyai kekuatan untuk menyuburkan tanaman di ladang dan sawah-sawah masyarakat

  • Tour de Lombok Mandalika (7-10 Maret 2019).
    Event sport tourism sepeda bertaraf Internasional yang telah terbukti selama 3 tahun berturut – turut mampu menyedot wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Event yang mendapat pengakuan dari UCI ini secara reguler telah menjadi sarana promosi bagi Nusa Tenggara Barat secara nasional dan internasional.   

  • Festival Pesona Tambora (9-11 April 2019).
    Festival ini adalah event yang dilaksanakan untuk memperingati kedahsyatan meletusnya gunung tambora. Festival ini akan menampilkan seni dan tradisi Pulau Sumbawa (Sumbawa, Dompu dan Bima) antara lain festival kopi, pacuan kuda, pawai budaya serta acara puncak bertempat di Doro Ncanga Tambora, Kab Dompu. Selain itu juga akan dikembangkan wisata sejarah dan arkeologi. Event ini juga merupakan salah satu kegiatan yang masuk dalam wonderfull event kementrian pariwisata. 

  • Festival Lawata (10 April 2019). 
    Sebagai salah satu program besar Pemprov NTB. Kegiatan ini biasanya dipusatkan di pantai Kalaki yang berjarak sekitar 5km dari Bandara Udara Sultah Muhammad Salahuddin Bima. Festival ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yaitu ; parade perahu/sampan tradisional, pentas seni budaya, lomba mendongeng atau dikenal dengan Mpama Kade'e, lomba menangkap bebek di laut dan beberapa kegiatan hiburan lainnya.

  • Festival Pesona Khazanah Ramadhan (8-25 Mei 2019).
    Bumi seribu masjid adalah sebutan yang melekat untuk pulau lombok , Nusa Tenggara Barat. Festival ini merupakan kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat Nusa Tenggara Barat yang dekat dengan kehidupan religi. Festival ini diadakan untuk meramaikan bulan ramadhan yang merupakan bulan mulia bagi umat muslim di Nusa Tenggara Barat. 

  • Rinjani 100 (22-23 Juni 2019).  
    Lomba lari jarak jauh ini merupakan event tahunan yang diikuti oleh kurang lebih 18 negara. Pada ajang ini para peserta lomba lari dapat menguji nyali mereka untuk berlari di area kaki Gunung Rinjani yang memiliki keindahan yang luar biasa. Kegiatan lari ini dimulai pada tengah malam hingga berakhir menjelang subuh. Lomba lari jarak jauh ini di ikuti oleh pelari-pelari ternama baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

  • Festival Sangiang Api (28 Juli 2019). 
    Pulau sangiang adalah salah satu pulau yang ada di Kabupaten Bima. Festival Sangiang diadakan sebagai salah satu kegiatan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Bima. Festival sangiang diadakan untuk mengangkat pulau sangiang sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bima. Berbagai kegiatan dilaksanaknan dalam festival ini, salah satunnya yang menarik adalah kegiatan “Berburu Massal” yang merupakan kegiatan yang hampir-hampir jarang dilakukan oleh masyarakat. Kegitan ini dilaksanakan untuk menjamu para tamu dengan dipilih terlebih dahulu panglima untuk memimpin perburuan

  • Festival Mantar (Juli 2019). 
    Mantar adalah salah satu daerah di Kabupaten Sumbawa Barat yang begitu indah, hingga dijuluki “NEGERI DI ATAS AWAN ”. Mantar merupakan salah satu spot terbaik dunia untuk kegiatan paragliding. Di Mantar anda bisa memanjakan diri dengan terbang dan menikmati pemandangan nan indah sejauh pandangan mata. 

  • Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia / Jamnas IMI (15-18 Agustus 2019).
    Event ini berlokasi di Kawasan Mandalika Resort, Lombok Tengah, yang  kegiatannya meliputi Pameran Otomotif, Seminar Otomotif dan Bazar, Bakti Sosial, dan Touring Explore wisata Lombok.

  • Bulan Pesona Lombok Sumbawa (18 Agustus - 18 September 2019). 
    Festival bulan pesona lombok sumbawa (BPLS) merupakan festival yang mengusung keragaman budaya Lombok Sumbawa yang terdiri dari 3 suku (sasak, samawa, mbojo). Tiga keragaman budaya yang berbeda namun saling mengisi baik dari segi adat istiadat, budaya, kuliner dan juga kebiasaan hidup masing-masing suku. 

  • Festival Pesona Moyo (16-22 September 2019). 
    Keindahan pulu Moyo sudah tidak terbantahkan. Destinasi wisata yang terdapat di pulau Moyo saat ini terus dipromosikan, salah satunya dengan kegiatan festival Pesona Moyo. Bertajuk DISCOVER SUMBAWA, festival ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara untuk mengunjungi pulau Moyo di Sumbawa. 

  • Festival Pesona Senggigi (19-22 September 2019).
    Festival  ini merupakan bagian dari kegiatan promosi pariwisata di kabupaten Lombok Barat, khususnya daerah wisata Pantai Senggigi.Sebagai bentuk realisasi pengembangan pemasaran pariwisata yang dilaksanakan secara rutin tiap tahun, secara berkesinambungan, yang disesuaikan dengan nuansa potensi lingkungan sosial, seni budaya dan ekonomi kreatif.

  • Festival Pacuan Kuda (22-26 September 2019). 
    Balapan kuda adalah salah satu lomba yang tidak asing di masyarakat Nusa Tenggara Barat. Festival balapan kuda setiap tahunnya telah terbukti dapat menarik minat wisatawan khususnya para pecinta kuda baik nasional maupun internasional. Di Nusa Tenggara Barat terdapat banyak tempat balapan kuda, dan balapan kuda menjadi salah satu ajang promosi untuk mengembalikan minat wisatawan berkunjung ke Nusa Tenggara Barat.

  • Kenawa Jazz Festival (September 2019). 
    Event ini merupakan salah satu rangkaian yang menjadi kalender event Nusa Tengara Barat tahun 2019. Kenawa merupakan salah satu pulau yang ada di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pulau yang sungguh indah dan telah menjadi destinasi unggulan bagi para pesiar dari luar negeri.

  • Mandalika International Marathon (5 Oktober 2019)
    Event ini diselenggarakan lagi dan menjadi event tahunan setelah tahun 2018 sukses digelar International TNI Marathon di Mandalika

  • Pesona Desa Wisata (21-22 November 2019).
    “DESA WISATA” biasanya berupa kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus yang layak untuk menjadi daerah tujuan wisata. Di kawasan ini, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli. Selain itu, beberapa factor pendukung seperti makanan khas, sistem pertanian dan sistem social turut mewarnai sebuah kawasan desa wisata. Di luar faktor-faktor tersebut, sumberdaya alam alam dan lingkungan alam yang masih asli dan terjaga merupakan salah satu faktor penting dari sebuah kawasan desa wisata. 

  • Rinjani Golf Tournament (14-15 Desember 2019). 
    Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka memperluas jenis objek wisata, akan menitikberatkan pada wisata & olahraga/sport tourism. Salah satu bentuk event sport tourism yang digelar adalah Rinjani Golf Tournament. Rinjani Golf Tournament digelar sebagai event olahraga tahunan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dirangkai dengan peringatan HUT NTB. 

  • Festival Bale Langgaq (Desember 2019) 
    Bale langgaq berasal dari bahasa Sasak yang secara harfiah bermakna rumah kita. Festival ini diselenggarakan untuk menarik minat wisatawan dengan memberikan suguhan berupa kehidupan asli masyarakat Sasak pada umumnya dengan kembali mengangkat dan menghidupkan budaya dan adat istiadat masyarakat Sasak.

Daftar Acara tersebut di atas bisa berubah sewaktu waktu, dan pasti akan kita update bila ada perubahan, baik itu waktu pelaksanaan ataupun penambahan event event baru.

Nah jadi buat kalian yang berencana liburan ke Lombok dan Sumbawa di tahun 2019, silakan bisa diatur jadwalnya untuk menyesuaikan dengan event event di atas :)


***

Oia, selain event event besar seperti di atas, masih ada juga beberapa kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata lho di sekitaran Lombok Sumbawa, nah apa aja itu? Nih aku kasih daftar nya :
  1. Ritual Roah Segare, tanggal 6 Januari 2019 di Pantai Kuta, Lombok Tengah
  2. Seleksi Pemilihan Putri Indonesia NTB, tanggal 23-26 Januari 2019 di Sundancer, Sekotong, Lombok Barat
  3. Parade Ogoh Ogoh dan Perang Api, di Cakranegara, Mataram tanggal 6 Maret 2019
  4. Bima Bike Tour, tanggal 29-30 Maret 2019 dengan rute dari Situs Uma Lengge sampai Agro Wisata Kampung Bawang Risa sejauh kurang lebih 67 km 
  5. Festival Sinema Australia Indonesia 2019, digelar di CGV Transmart Mataram, tanggal 15-17 Maret 2019
  6. ........ (akan diupdate)
Share:

11 October 2018

Nuf'Said : Warung Sederhana Diantara Resort Mewah


Nuf'Said adalah sebuah warung sederhana diantara hotel hotel/resort mahal di Pantai Mangsit, Lombok Barat. Lokasi yang strategis, membuat warung ini banyak dikunjungi bule bule dan wisatawan, terutama yang menginap di hotel2 sekitar sini, sebut saja ada Katamaran Resort, Holiday Resort, Verve Villa, Qunci Villa, Sudamala, Purimas, dan Jeeva Santai. Ya mungkin aja mereka bosan dengan menu hotel atau memang nyari makanan dengan harga yang miring, tapi tetap dengan view yang wokeee.

Jalan masuk ke warung ini cukup sempit , berupa jalan kecil diantara Verver dan Holiday Resort, tapi cukup untuk dilewati kendaraan roda 4. Untuk parkirannya lumayan luas, karena di sini berupa tanah kosong yang banyak pohon kelapanya, ya semacam kebon kelapa gitu dah

Kita sampai ke warung ini udah lumayan sore sih, bisa dibilang telat lah untuk menikmati sunset, ya biasalah jalan menuju senggigi dari kota mataram pasti macet kalau minggu sore, apalagi tadi ketemu nyongkolan (adat pernikahan) di jalan, heuheuheu. Kondisi warung udah lumayan ramai, tapi untung saja masih ada kursi kosong di pojokan utara.



Berbeda dengan cafe cafe lain nya, warung ini bener bener sederhana deh, meja kursinya dari kayu dan bambu, atapnya juga dari daun, sedangkan dinding warung nya juga dari kayu kayu, pokoknya serba coklat deh... 

Menu yang disajikan warung ini utamanya adalah seafood bakar bakaran (grill), tapi berhubung kita cuma mau nongkrong sore sambil sunsetan, kita enggak order menu seafood, cuma menu menu ringan aja, seperti mie kuah, kentang goreng, banana split dan kelapa muda. Padahal menurut kabar kabar yang beredar , barakuda bakar nya enaaaak lho... Next time dah kita bakal cobain..


Nah sambil menunggu pesanan disiapkan, kita main main pasir dulu donk ama si kecil, karena memang sudah merencakanan dari awal, jadinya persiapan bawa mainan pasir dan mobil mobilan. By the way udah lumayan lama dia gak main pasir, heuheuheu seneng banget dah.

Sementara itu matahari dengan cepatnya menuju cakrawala, pemandangan sunset sore ini lumayan cantik, ditambah lagi surut, jadi kelihatan batu batuan nya. Namun sayang, di arah barat banyak awan, matahari nya menghilang ditelan awan deh.

Kalau diperhatikan, pasir di sini unik deh. Berwarna hitam untuk yang di bagian atas (termasuk yang deket warung) tapi berwarna putih di garis pantai nya, jadi ada dua jenis pasir gitu deh. Oia di pinggiran sini juga banyak terdapat bekas rumah keong dan kerang2 kecil, serta pecahan terumbu terumbu karang, wah sepertinya di bagian agak tengah bagus nih buat snorkling.. (sepertinya sih)


Gak berapa lama, orderan makanan pun datang. Langsung dah kulahap mie kuah nya (kalau dalam menu sih namanya Soup Mie). Eh ternyata bukan mie kuah biasa (mie instant) ini bumbunya racikan sendiri deh, enggak terlalu kuat, agak cenderung hambar, untung ada saus dan sambal, jadi lebih kerasa. Untuk pelengkapnya ada potongan buncis, kubis dan wortel mentah, telur rebus setengah matang, serta suwiran daging ayam, cocok sih dimakan sambil menikmati angin pantai yang dingin.

Sedangkan si kecil dengan lahapnya menikmati banana split, yaitu pisang dengan topping es krim coklat. Btw awalnya kita pesan pisang goreng lho, eh ternyata kosong kata pramusaji nya. Yaudah akhirnya kita pesan deh banana split. Pas disajikan, potongan pisang nya itu pisang goreng, heuheuheu, weladalah jadinya bukan kosong, tapi harus pesan sekalian dalam wujud banana split.

Untuk kentang goreng nya agak berbeda, biasanya khan pake kentang beku berbentuk balok balok gitu, nah di sini pake kentang fresh yang dikupas, dipotong potong biasa, lalu digoreng. Disajikan dengan saus tomat, saus sambal dan garam. Jadi ternyata kentangnya digoreng tanpa bumbu. Kalau mau terasa asin gurih, ya tinggal dicocol ke garam nya, heuheuheu. Tapi enak juga ternyata..



Nah buat kalian yang lagi jalan jalan ke lombok dan pengen menikmati menu seafood ataupun menu menu ringan sambil nongkrong santai di pantai sore sore dengan harga yang bersahabat, silakan meluncur ke Nuf Said Warung ini. Lokasi persisnya silakan disimak di peta di bawah ini :



.


Share:

27 August 2018

Cerita Seru dari Air Terjun Kelambu, Lombok


Berbeda dengan Air Terjun Benang Kelambu di Lombok Tengah yang bertetangga dengan Air Terjun Benang Stokel, Air Terjun Kelambu (ada yang menyebut Kelambun/Aik Kelambu) ini berlokasi di daerah Bukittingi, Gunungsari, Lombok Barat. Sekitar 25 km dari pusat Kota Mataram.

Untuk menuju kesini gampang banget deh, tapi sebaiknya sih menggunakan kendaraan roda dua aja, biar jalan kaki nya tidak jauh. Nah info lengkap mengenai rute nya, silakan baca di postingan Air Terjun Tibu Tereng (sudah aku tulis beberapa waktu lalu). Karena air terjun ini tidak jauh dari Tibu Tereng, bahkan bisa dianggap satu lokasi, jadi sekali kesini bisa mengunjungi Tibu Tereng sekaligus Kelambu.

Dari lokasi parkir, kita tinggal jalan kaki ke arah bawah, dengan menyusuri jalan setapak dari semen, lumayan curam sih, tapi untungnya cuma sekitar 300 meter saja, hingga kita mencapai aliran sungai. Perjalanan kita lanjutkan dengan menyeberang jembatan bambu.


Nah sebenarnya air terjun kelambu ini ada persis di bawah jembatan bambu ini lho, cuman kita harus berjalan memutar untuk bisa sampai ke bagian bawah air terjun nya, dengan tinggal mengikuti saja jalur nya, sampai ke bawah. Di jalur ini ada dua titik curam yang lumayan licin, apalagi misalnya pas musim penghujan. Jadi harus hati hati ya...

Apabila sudah sampai di sungai nya, kita tinggal jalan kaki sedikit ke arah kanan atau melawan arah arus sungai. Yuhuuuu dan sampailah kita di air terjun Kelambu.

Entah kenapa ya namanya kelambu... padahal kondisi nya berbeda dengan air terjun benang kelambu yang bila diartikan sesuai namanya, aliran air nya membentuk semacam kelambu/gorden... Ya sudahlah, apapun itu, nama Kelambu ini sudah disepakati dan menjadi nama air terjun ini.

Air Terjun ini tidak tinggi ya, tapi lebih tinggi sih bila dibandingkan dengan Tibu Tereng. Dan bila kita memandang ke arah atas dari air terjun ini, kita akan melihat jembatan bambu yang tadi kita lewati itu.



Berhubung ini udah siang dan kita kelaperan, perbekalan kita keluarkan semua... Yuph, kita memang udah persiapan bawa makanan untuk dimasak dan tentu saja sekalian alat masaknya. Ada sosis, pop mie, kopi, kompor gas kecil plus gas nya, dan tentu saja panci kecil untuk merebus air. Khan enak tuh dingin dingin ngopi sambil ngemil pop mie dan sosis bakar.

Air terjun ini ada di balik semacam celah dinding tebing sungai gitu, unik deh,,, apalagi saat cahaya matahari posisinya pas menyusup di celah celah itu, jadi cantik foto nya. Airnya gak terlalu deres sih, yaa mungkin karena lagi kemarau ya. Nah karena enggak deres itu, jadinya kita bisa deh berendem dan mandi mandi di bawahnya. Segeeeeer dan bening banget airnya, sampe kelihatan jelas batu batu di dasarnya dan ikan ikan kecil yang berenang kesana kemari, sedangkan di sisi air yang tenang ada beberapa ekor anggang anggang, itu lho hewan kecil (kaya laba laba) yang bisa berdiri di atas air (search aja di google, untuk tahu wujudnya).


Setelah puas dua jam nongkrong di air terjun ini, kita pun segera berkemas dan kembali naik ke parkiran. Heuheuheu perjuangan berat nih jalan kaki ke parkiran, karena jalurnya menanjak curam dan agak licin, karena tanah basah. Tapi alhamdulilah kita bisa selamat sampai parkiran...



Share:

18 July 2018

Main Perosotan di Air Terjun Tibu Tereng, Lombok

Awal cerita kita punya rencana ke Air Terjun Tibu Tereng adalah saat menengok rekan kerja yang istrinya baru saja melahirkan. Rumahnya tuh berada di daerah Mekar Sari, Gunungsari, Lombok Barat. Nah dia cerita kalau di atas desa ini ada tempat pemandian dan air terjun yang bagus, cantik dan dingin. Heuheuheu, tertariklah kita kita ini donk ya ama air terjun itu....

Akhirnya di weekend berikutnya, kita pun menyambangi air terjun ini. Lokasi Tibu Tereng ini berada di daerah Batu Kemaliq, Bukittinggi, Gunungsari, Lombok Barat, enggak terlalu jauh sih dari Kota Mataram, kira kira cuma 14,5 km. Untuk menuju kesana sih sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua aja deh, karena kalau menggunakan roda 4, terlalu jauh jalan kaki nya.


Rute Menuju Tibu Tereng

Dengan titik start di ex Bandara Selaparang, kita menuju ke arah timur melewati Jalan Jend Sudirman, nah di perempatan Kekeri - Sayang Sayang kita belok ke kiri/arah utara. Ikuti aja jalan ini terus sampai ke Pasar Bukittinggi, kalau bingung, tanya aja ke warga setempat dimana pasar bukittinggi, pasti tau deh. Jalan menuju pasar ini udah bagus, aspal yang bisa dilewati kendaraan roda 4. Tapi jalur setelah pasar bukittinggi adalah jalan tanah sempit dimana sebelah kanan adalah jurang, aku sarankan sih naik motor saja, karena kalau naik mobil, lumayan jauh jalan kaki dari pasar bukittinggi. Ikuti saja jalan kecil ini sampai ketemu parkiran sepeda motor.

Parkirannya sudah bagus, dengan lantai cor semen, ada beberapa tempat duduk dan berugak yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat, selain itu juga ada warung yang menjual jajanan dan minuman botolan. Nah dari parkiran ini kita tinggal jalan kaki aja turun mengikuti jalan setapak yang ada. Nah pas saat kita kesini, enggak ada tukang parkir ataupun petugas penjaga. Jadi kita menitipkan ke pemilik warung saja, dengan bilang langsung. 

Di bawah warung ini jalan setapak bercabang dua, kalau ke kanan akan menuju Air Terjun Kelambu (nanti akan diulas di postingan tersendiri), sedangkan kalau ke kiri ke Tibu Tereng. By the way di sekitar sini banyak banget pohon durian lho, tapi sayang sekali sekarang ini bukan musim nya, coba pas musim durian ya, heuheuheu, bisa sekalian berburu durian nih.

Dari pertigaan ini tinggal jalan kaki menurun sekitar 5 menit saja, hingga sampai sungai dan lanjut ke arah kanan dikit, yuhuuu dan sampailah kita di Tibu Tereng.



Air Terjun di sini tidak tinggi sih, cuman seru untuk main main air, lompat lompat dan perosotan...  Berhubung ini lagi musim kemarau, aliran airnya enggak deras dan cuma ada satu, kulihat sih di pojokan yang satunya ada jalur air terjun juga, yang mengering, mungkin pas musim penghujan ada alirannya.

Di bawah terjunan air ini ada kolam yang di bagian tengah lumayan dalam, apalagi pas musim penghujan, pasti lebih dalam lagi, tapi justru aman sih kalau buat lompat lompat, kaki enggak nabrak dasar, tapi ya itu harus dipastikan bisa berenang.

Di sini kita bisa perosotan seru lho, meskipun track nya pendek banget, tapi wokee lah buat seru seruan bareng temen temen...


Setelah puas main main air, berendem dan perosotan. Kita pun melanjutkan ke spot ke dua, yaitu Air Terjun Kelambu. Lokasi air terjun ini berada beberapa ratus meter di bawah Tibu Tereng ini. Kita jalan kaki naik ke pertigaan jalur awal (di bawah warung), lanjut turun ke air terjun nya.

Nah seperti apa serunya main air di air terjun kelambu? Tunggu saja postingan berikutnya ya :)
Share:

13 June 2018

Aktivitas Pagi Nelayan Pantai Mangsit

Beberapa waktu yang lalu, pas hari libur, aku kedatangan teman. Siang siang ke rumah sambil membawa box besar berwarna biru. Heuheuheu tumben tumbenan nih bocah bawa barang gituan, dan setelah dibuka, ternyata...... Hmmmm aroma bau khas ikan langsung menyeruak. Dia bawa se box ikan tongkol seger yang tadi pagi baru dia beli di pantai langsung dari nelayan nya.

Bisa dapet banyak gitu sih gegara dia gak tahu harga nya, yang jelas dia cuma bilang beli 30 ribu gitu. Heuheuehu gak pake timbangan, langsung aja dapet 1 kresek ikan tongkol fresh yang baru turun dari kapal. Karena takutnya busuk sebelum bisa dimasak semua, plus frezer kulkasnya udah gak cukup, akhirnya tuh sisa ikan dikasih ke aku.

Nah aku jadi penasaran nih, di minggu berikutnya aku ngajakin si kecil dan emaknya jalan jalan pagi ke Pantai, lokasinya di arah utara Pantai Senggigi. Mau lihat langsung kegiatan nelayan di pagi hari, sekalian biar si kecil bisa main main pasir.

Di sepanjang pantai yang aku datangi ini dipenuhi oleh resort dan hotel mewah, hanya menyisakan sedikit tanah kosong yang dimanfaatkan nelayan sekitar sini untuk memarkir perahu nya. Nah di situlah keriuhan selalu terjadi di pagi hari.

Satu persatu perahu merapat ke daratan setelah melaut menjaring ikan dengan alat jaring sederhana. Ukuran perahu perahu ini kecil sih, biasanya cuma diisi 2 orang, bahkan ada yang cuma 1 orang, sedangkan ruang kosong nya diisi jaring dan ikan hasil tangkapan.



Saat perahu sudah menyentuh bibir pantai, beberapa pemuda dan pria paruh baya langsung mendekat, bukan mau membeli ikan nya ya, tapi mau membantu pemilik kapal untuk menaikkan kapal ke daratan. 

Semua perahu nelayan ini punya lengan penyeimbang di kanan kiri nya yang terbuat dari kayu, selain sebagai penyeimbang saat melaut, kayu ini juga berfungsi sebagai pegangan orang orang tadi untuk mengangkat kapal sampai ke daratan, iya "mengangkat" , kapalnya benar benar diangkat sampai melayang tidak menyentuh pasir, hingga sekitar 10 - 20 meter menjauh dari bibir pantai.

Nah setelah pekerjaan mereka usai, perahu sudah aman dari ombak, pemilik perahu membagikan ikan tongkol kepada masing masing orang yang membantu tadi, aku lihat dari beberapa perahu, ada yang ngasih 1 biji ada yang ngasih 2 biji ikan, enggak seragam. Hal ini berlangsung sampai sekitar pukul sembilan. Setelah jam itu, pantai sepi, tinggal pemilik perahu yang masih merapikan isi perahu nya dan mengeluarkan ikan dari jaring jaring.



Terkadang datang ibu ibu, dengan membawa tas, yang langsung menuju kapal incaran nya, sepertinya sih sudah kenal/langganan, bisa dilihat dari keakraban mereka. Dia membeli ikan tongkol langsung dari nelayan nya, selain lebih murah daripada beli di pasar, tentu saja ikannya lebih segar, dan bisa pilih sendiri, heuheuheu.

Sembari aku foto foto, menikmati pemandangan, mengikuti aktivitas para nelayan di pagi hari, si kecil lagi seru main pasir dan air laut, maklum udah lama enggak jumpa :)

Di sebelah tempat kita duduk ini ada sebuah resort mewah, nah beberapa kali kesini tumben tumbenan nih ketemu satpam hotel yang lagi keliling bersama anjing doberman dengan ukuran lumayan besar.

Kirain bakal serem tuh satpam, eh ternyata dia ramah banget, malah nawarin untuk duduk di berugak tempat dia biasa nongkrong, dan pake keran air di sebelah berugak untuk bersih bersih, heuheuheu. Mantaph dah




Pantai ini memang udah jadi favorit dah untuk main main pasir, karena ombaknya bersahabat, enggak ada batu karang di sekitar bibir pantai dan tentunya ada keran air tawar untuk bilas. Oia, satu lagi, ini gratiss, enggak ada tiket masuk nya. Tapi ya itu, kalau main air pas lagi jam jam nya kapal merapat ke daratan, harus siap siap bila tiba tiba ada kapal lewat, heuheuheu.


Share:

6 June 2018

Makan Sepuasnya di Hotel Aruna Senggigi

Setiap bulan ramadan, hotel hotel di Lombok berlomba lomba bikin paketan buka puasa, mulai yang paling terjangkau yaitu Hotel Golden Palace dengan harga 75rb/orang net, all you can eat, sampai yang lumayan mahal yaitu Hotel Sheraton Senggigi dengan harga 170rb/orang net, all you can eat.

Minggu lalu, aku sempet nyobain menu buka puasanya Hotel Astoria di Rembiga, Mataram. Harganya 100rb/orang (belum termasuk pajak dan service charge) all you can eat. Tapi karena aku datengnya terlalu mepet jam buka, dan kondisi resto full book, jadinya enggak sempet foto foto untuk di posting. 


Nah sore ini (5 Juni 2018), aku bareng temen temen satu team di kantor (bersama istri dan anak) menyempatkan untuk kumpul kumpul santai sambil menikmati menu buka puasa di Hotel Aruna Senggigi. Harga nya 95rb/orang net, all you can eat untuk dewasa, untuk anak anak 5 tahun ke atas, harganya separo harga dewasa, sedangkan anak anak di bawah 5 tahun free.

Kali ini aku datengnya enggak mepet jam buka nih, bahkan pas sampai restonya, makanan masih disiap siapkan oleh staff resto nya alias belum ready semua. Berhubung sudah booking sehari sebelum nya, jadi meja kita sudah disiapkan dengan jumlah kursi sesuai yang kita pesen.

Sambil menunggu jam buka puasa, aku manfaatin untuk foto foto dulu donk ya, heuheuheu





Sekitar 5 menit sebelum buka puasa, semua personil sudah lengkap datang. Dan, masing masing langsung mengambil jajanan dan es kesukaan mereka, biar nanti pas jam nya buka, langsung bisa ngunyah, heuheuheu.

Dengan 95 ribu sih, menurutku worth it lah ya, bisa dapet menu makanan lumayan banyak, mulai dari jajanan dan kue kue basah, beberapa keripik dan kacang telur, beberapa jajan rebus seperti kacang, ubi dan jagung, potongan buah segar dan asinan buah. Sedangkan untuk minuman ada beberapa jus buah, es teh, air putih, es campur dan kopi/teh panas.







Untuk menu beratnya ada Soup Mie, Nasi Putih, Bihun Goreng, Ayam Bumbu Bali, Sayur Kacang, Perkedel, Oseng Tempe, dan BBQ di sisi luar resto. Cuman sayang sekali ada satu hal yang kurang nih, yaitu gorengan, semisal tahu/tempe goreng, risoles atau lumpia.

Dari segi rasa sih, aku kasih nilai 8 dari 10 ya, menu yang paling juara tuh soup mie dan BBQ nya. Kuah soup nya juara deh, gurih banget, cuman sayang nya enggak ada isian bakso atau daging nya. Untuk bisa mendapatkan BBQ nya kita harus bersabar antre yaa, karena ini live cooking, langsung dimasak saat itu juga... Tapi tenang aja, persediaan banyak banget, jadi dijamin pasti ketagihan deh, kita aja sampai bolak balik beberapa kali, heuheuheu


Satu hal yang jadi masalah saat ngumpul dengan membawa krucil krucil adalah, si orang tua jadi enggak bisa konsen ngumpul dan ngobrol, pasti konsentrasi terpecah untuk memperhatikan gerak gerik si kecil, nah untungnya di samping resto ini ada playground nya, heuheuheu, jadinya mereka pada anteng dah tuh main di situ, gratis pula. Nah untuk sholat maghrib, para pengunjung bisa menuju lantai 2, sudah disediakan tempat nya.

Setelah puas bercengkerama dan sudah enggak kuat ngunyah lagi, kita pun cabut dari sini, untuk pulang kerumah masing masing, tapi seperti biasa, sebelum berpisah, kita foto foto dulu, heuheuheu

Kurang 3 personil, udah pulang duluan



Share:

My Youtube Channel

Blog Archive