Showing posts with label Mataram. Show all posts
Showing posts with label Mataram. Show all posts

23 November 2019

Acibara Coffee : Tongkrongan Ngehits di Mataram


Arabica dengan pembacaan terbalik jadilah "Acibara", yuph itulah asal mula sang pemilik (Ibnu Sofyan) memberi nama kedai kopinya. Memang sederhana banget ya penamaannya, tapi justru enak dan gampang diucapin serta diingat.

Kedai kopi Acibara in berlokasi di Jalan Jend Sudirman, Rembiga, Mataram, Lombok, tepatnya di bagian depan Lesehan Mimi Asri, seingatku sih dulu bagian depan ini dimanfaatkan buat parkir kendaraan deh, lama gak ke Lombok, eh sekarang malah jadi kedai kopi. Tapi untuk lesehan di belakang masih tetep buka kok.


Sekitar pukul 20.00 WITA aku sampai ke kedai kopi ini, waktu itu aku parkir kendaraan di tepi jalan  karena parkir yang disediakan di dalam sudah cukup penuh, takutnya nanti makin malam makin penuh, malah susah keluar. 

Teryata acibara ini luas yaaa, ada bagian outdoor dan indoor nya. Ini nih salah satu yang membedakan dengan kedai kedai kopi lain di lombok. Di bagian oudoornya aja ada banyak banget kursi meja yang disediakan, ada puluhan, belum lagi di bagian dalam. Saat kita sampai, di bagian luar sudah lumayan banyak terisi tempat duduknya, sedangkan di dalam masih banyak yang kosong. Kita pun pilih tempat di dalam aja, karena bawa anak, biar gak terpapar asap rokok.


Untuk pemesanan makanan, kita langsung order di kasirnya, jadi bukan dengan duduk di kursi lalu memanggil pelayan untuk membawa buku menu nya. Jadi di kasir sudah tersedia kertas menu, kita pilih langsung dan bayar disitu, lalu kita dikasih nomor meja dan tinggal nunggu aja pesanan diantar ke meja kita. Konsep pilih dan langsung bayar gini pernah aku temuin di beberapa kedai kopi lain, contohnya aja di Filosofi Kopi Jogja. Lumayan ngantre juga sih pas di kasirnya, tapi untungnya enggak lama, mereka pesennya dikit dikit, haha, paling kopi ama cemilan. Sepertinya sih pada wifian sambil nongkrong lama lama.

Kulihat kertas menunya, wuih ternyata menu yang ditawarkan oke oke juga nih, ada indomie yang penyajiannya dibuat mirip ama gambar di bungkusnya, ada sate taichan, cilok, donat kampung, cireng, kebab dan menu paketan dari Lesehan Mimi Asri juga bisa dipesan disini.

Eh di meja kasir ini juga dijual barang selain makanan lho, ada sedotan bambu dan juga sedotan dari stainless steel, tapi karena aku enggak tertarik, ya gak nanya dah harganya berapa. Pernah nyobain sedotan bambu dan stainless steel, rasanya aneh aja di mulut, mendingan gak usah pake sedotan sekalian dah.


Di bagian dalam Acibara Coffee ini didesain dengan tema Industrial, terlihat dari bagian atas (langit langit)  kedai. Di beberapa sudut juga didesain unik biar cakep buat foto foto ala ala instagram gitu. Untuk mengisi kegiatan dikala nongkrong, acibara menyediakan beberapa buku dan permainan semacam ular tangga, kartu UNO dan lain lain


Aku menyempatkan bertanya tanya dikit ke Barista nya, ternyata kedai kopi Acibara ini konsen banget ama biji kopi sembalun lho, yang notabene kopi lokal dari Lombok, mantap yaaa. Tapi sayangnya pas aku mau beli yang bijian yang udah dipacking gitu lagi kosong.

Kita nih nongkrong disini selain memang mau makan malam, kita juga ada temu kangen nih ama blogger tersohor dari Lombok, heuheuheu, sang pengelola blog http://andyhardiyanti.com , buat yang belum tahu siapa dia, monggo meluncur langsung ke blog nya.


Karena penasaran ama menu indomie mirip, akhirnya kita pesen itu donk. Disajikan dengan menggunakan mangkok hitam, menu mie ini memang dari segi tampilan mirip ama gambar mie yang ada di bungkus indomie rasa ayam bawang. Ada ayam gorengnya, telur rebus dan juga bawang merah utuh, heuheuheu. Kalau dari segi rasa ya gitu deh, pasti kalian tahulah rasanya indomie kuah buatan warung, yang pasti lebih enak daripada buatan sendiri.

Untuk cemilannya kita pesen cireng bumbu rujak dan chicken wings, dua duanya pedessss. Pas banget buat kalian yang penggila pedas. Tapi kalau gak mau pedes ya tinggal gak usah dicocol aja ke sambelnya. Meski tanpa sambal, udah enak kok rasanya.




Nah buat si kecil, kita pesenkan donat kampung dan brownies. Enak donat kampung nya, nostalgia jaman kecil yang sering dibeliin donat dari pasar ama emak. Maklum jaman dulu belum kenal dunkin donuts dan Jco.

Setelah puas ngemil, ngobrol dan ngegosipin orang, sekitar jam 10 malam kita pun cabut dari Acibara ini. Sebenernya masih banyak sih yang mau diomongin, tapi karena ada anak anak kecil, kasihan kalau harus ikutan begadang. Sampai di luar, wohoo ternyata ramai banget di luar, penuh kursinya. Padahal ini bukan malam minggu lho, luar biasaaaa.

Untuk lokasi Acibara Coffee, ini nih peta nya :


,


Share:

2 November 2019

Makan Siang di The Kingsman Resto & Lounge


Di Kupang ada The Kings, di Lombok pun ada Kingsman. Sama sama menggunakan kata "Kings" kedua tempat makan ini juga bisa dibilang pendatang baru di dunia kuliner, alias belum lama beroperasi.

Untuk The Kings Kupang sudah pernah aku tulis di blog ini, silakan cari di kolom search, sedangkan untuk di postingan ini aku fokus di Kingsman Lombok.

Sejak mulai buka, tempat makan ini langsung aku masukkan ke daftar kunjungan bila suatu saat nanti ke Lombok, dan kebetulan di pertengahan Tahun 2019 aku berkesempatan main main ke Lombok, tanpa pikir panjang, di hari keduaku di Lombok, aku makan siang di tempat ini. Sebenernya sih tempat ini hits nya pas malam hari, tapi berhubung aku bawa bayi, kayaknya sih enggak cocok kalau malam malam kesini.


Dan benar saja, tempat makan yang berlokasi di Komplek Central Plaza, Jalan AA Gede Ngurah, Mataram ini suasananya sepi pas siang hari, tapi enggak tahu ya kalau pas libur mungkin rame juga, karena pas aku datang itu adalah pas hari kerja. Cuman tiga meja yang terisi pengunjung, yaitu kita berempat, satu lagi ada dua orang dan satu lagi di bawah ada 1 orang bule.

FYI bangunan ini dahulunya adalah gerai Excelso, namun karena ada Excelso yang di Lombok Epicentrum Mall, gerai yang di sini jadi sepi, mungkin karena itu, gerai Excelso yang disini tutup, hingga sekarang berubah menjadi The Kingsman.

Setelah kita duduk, seorang pelayan menghampiri kita dengan membawa buku menu. Nah menu makanan yang disediakan The Kingsman lumayan lengkap nih, mulai dari yang ringan sampai yang berat, hal ini mengingatkanku akan menu makanan di My Kopi O deh, bahkan desain buku menu nya pun gak jauh beda.

Dan berikut ini ada contoh menu menu nya :



Sambil menunggu orderan datang, aku pun sedikit berkeliling untuk melihat lihat sekalian foto foto. By the way. Di bagian ruangan ini bisa dibilang terbagi menjadi 2 spot, yaitu meja kursi biasa dan yang satunya meja kursi di bagian agak bawah di depan panggung. Aku sebut bagian bawah karena untuk menuju kesana ada sedikit tangga menurun. Sepertinya kalau malam nih ada live music deh di sini.





Beneran nyaman banget nongkrong siang siang disini, sampai lupa kalau di luar tuh lagi panas bangeeeet, heuheuheu. Udah adem, tenang, sepi, diiringi musik syahdu dengan volume yang pas, enggak ganggu ngobrol, karena kadang ada tuh tempat makan yang pasang suara musik keras banget, jadinya harus teriak teriak kalau mau ngobrol.

Enggak lama, makanan yang kita pesan pun datang satu per satu.





Berhubung aku lagi agak kurang enak badan, aku nyari yang anget anget, tujuannya sih biar keringetan dan sedikit enteng badannya. Jadinya aku pesen Sop Buntut dan minumnya Lemon Tea Panas. Huaaaa juara dah Sop Buntutnya, bener bener gurih seger. Harga memang gak pernah bohong, agak mahal sih, tapi memang enak, worth it lah.

Buat di kecil seperti biasa aku pesenkan menu yang aman aman aja, yaitu Nasi Goreng, heuheuheu. Tapi karenanya porsinya kebanyakan, porsi dewasa , akhirnya aku dah yang ngabisin. Sedangkan sang Istri pesen Steak, entah dia pesen yang sirloin atau tenderloin ya, aku enggak memperhatikan, tapi yang jelas sausnya Mushroom Sauce kemudian dalam satu sajian steak itu terdapat pula Mashed Potato, potongan Jagung Rebus, irisan tomat, brokoli, kacang polong, buncis, serta wortel. Aku sempet icip icip dikit, enak kok , jadi inget steak nya Holycow yang pernah kucoba di Kuta Bali. Mashed potatonya gurih, sayurannya matang pas, masih seger tapi empuk, dan dagingnya juga sesuai pesanan "medium well"


Nah buat kalian yang lagi nyari tempat nongkrong bareng temen temen di Lombok, aku rekomendasiin tempat ini sih, kalau mau nyari suasana yang rame, datangnya malam, tapi kalau mau nyari suasana yang tenang, datangnya siang pas hari kerja, heuheuheu. Untuk lokasi persis nya, ini nih peta nya :







Share:

16 September 2019

4 Malam di Hotel Puri Indah

Gak kerasa ya udah hampir 1 tahun meninggalkan pulau lombok yang udah jadi rumah keduaku. Dan alhamdulilah di bulan Juli 2019 ini aku ada rejeki dan ada waktu buat menyambangi pulau nan indah itu lagi, yaaa walau cuma 5 hari 4 malam.


Tujuan utama kita ke Lombok adalah untuk menghadiri acara pernikahan salah seorang sahabat, sekaligus silaturahmi ke keluarga di lombok dan ziarah ke Lombok Timur.

Nah selama di Lombok ini kita berempat (emak, bapak, 2 anak balita) menginap di Hotel Puri Indah yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Mataram, enggak jauh dari Kura Kura Waterpark. Dahulu sekitar 2016 sih aku udah pernah masuk ke Hotel Puri Indah ini, namun cuma renang renang hore aja, namun untuk kali ini, selain renang kita juga menginap donk. Eh by theway, setelah 3 tahun ternyata enggak ada perubahan sama sekali ama ini hotel, masih sama persis.


CHECK IN
Proses check in di Puri Indah ini terbilang cepat, karena aku udah booking duluan di aplikasi pesan hotel online. Saat di receptionist, aku tinggal menyebutkan nama yang kupakai saat booking, menyerahkan KTP untuk di fotokopi dan menulis no HP, alamat email serta tanda tangan di formulir check in. Setelah itu, aku mendapatkan kunci kamar dan diantarkan oleh salah seorang karyawan hotel ke kamar sembari membawakan koper kita. Oia untuk info tambahan, check in di hotel puri indah ini normalnya jam 2 dan untuk check out jam 12 siang.

Alhamdulilahnya kita mendapat kamar di lantai 1 dan berada di sebelah samping, deket parkiran, bukan dapet kamar di bagian dalam apalagi yang di lantai atas, maklum di Lombok masih kadang2 tiba tiba diguncang gempa. Khan serem kalau kita di lantai atas, heuheuheu. Ya semoga aja sih enggak ada gempa ya.



KAMAR TIDUR
Kamar yang kita dapet, bed-nya ukuran besar dengan fasilitas lemari pakaian, AC, TV Kabel, Meja Kursi, Mini Bar lengkap dengan teh kopi gula dan pemanas air, sandal, dan tempat sampah. Sedangkan di dalam kamar mandi ada toilet duduk, tissue, wastafel, 2 buah handuk, shower dengan air panas dan dingin, cermin, serta amenities seadanya (odol, sabun, sikat gigi, shampo, shower cap serta 2 gelas). Sebagai catatan, ada 1 benda yang biasanya aku temuin di hotel sekelas tapi enggak ada di sini, yaitu kulkas mini, heuheuheu ya tapi hal ini enggak masalah sih. Oia satu lagi, antara shower dan toilet duduk nya enggak ada sekat kaca, jadinya becek dah kemana mana.



KOLAM RENANG
Untuk fasilitas kolam renang, bagi tamu hotel gratis, tapi masyarakat umum bisa kok renang disini tanpa menginap, cukup bayar aja di kasir resto, tapi enggak tahu berapa bayarnya. 

Bentuk kolam renang ini masih sama persis seperti yang kujumpai saat renang di sini 3 tahun lalu dengan berada di bagian dalam resto, bukan di dalam restonya sih, tapi kalau kita dari arah luar/dari arah receptionist, kita harus melewati resto dulu baru sampai ke kolam renang nya. Hal ini yang bikin kurang nyaman bagi para tamu hotel yang mendapat kamar di depan samping, karena sehabis renang (yang biasanya pagi) saat balik ke kamar, kita harus melewati kerumunan tamu tamu hotel yang sedang sarapan, heuheuheu. Belum ada jalan khusus yang menghubungkan kolam renang ke bangunan kamar kamar di depan samping.


BREAKFAST
Seperti biasanya, saat menginap di Hotel, aku pasti pilih paket kamar yang sekalian ama sarapan nya. Nah di Hotel Puri Indah ini untuk sarapan, yang free ternyata cuma buat 2 dewasa aja, sedangkan kalau bawa anak anak, harus bayar lagi. Heuheuheu, biasanya sih di hotel lain enggak ya, lha anaknya juga masih balita ini, paling cuma makan dikit doank. Tapi ya it's Ok lah, aku tetep bayar kok 40 ribu tambahan untuk anak per setiap kali sarapan.

Dari segi pilihan menu beratnya, enggak terlalu bervariasi sih, cuman udah lengkap ada nasi putih/goreng, beberapa lauk dan beberapa sayur, serta ada opsi lain seperti bubur, sereal, gado gado, wafle, omelet, beberapa gorengan, salad, potongan buah, pastry, jus buah , kopi dan teh. Untuk rasa nya, yaaaa standar hotel lah, enak kok. Dan setiap hari pilihan jenis lauk serta sayur ganti ganti, enggak sama jadi gak bosen.


Overall hotel puri indah ini nyaman kok untuk menginap bersama keluarga, harganya juga terjangkau, serta ada kolam renang yang kids friendly, tapi ya itu sayangnya breakfastnya harus bayar lagi kalau bawa anak, heuheuheu.

***

Peta Lokasi Hotel Puri Indah Mataram, Lombok


.


Share:

29 December 2018

Ini Dia Kalender Event Lombok Sumbawa Tahun 2019


Dengan konsep yang berbeda, Kalender Event / Calendar of Events (CoE) Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diluncurkan hari ini, 29 Desember 2018. Untuk CoE 2019, Dinas Pariwisata (Dispar) NTB menggelar acara peluncuran di lokasi yang berbeda dari tahun sebelumnya yaitu bertempat di Area Kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng dimulai dari pukul 09.30 WIB. 

Terdapat beberapa event andalan yang akan terlaksana di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa untuk tahun 2019. Nah dari event event itu, terdapat 4 event andalan NTB yang juga masuk menjadi bagian dari 100 Calendar of Event Wonderful 2019 milik Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. 

Apa saja sih event yang bakal digelar di Lombok dan Sumbawa selama tahun 2019? Ini dia daftarnya :
  • Lombok Sumbawa Great Sale (28 Januari - 28 Februari 2019)
    Merupakan event promosi bagi setiap wisatwan mancanegara dan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Lombok Sumbawa akan mendapatkan potongan harga mulai dari tiket, paket tour dan bahkan diskon belanja. Pada bulan ini semua wisatawan akan dimanjakan dengan segala kemudahan dan kesenangan berbelanja.

  • Festival Pesona Bau Nyale (17-25 Februari 2019)
    Festival ini merupakan kegiatan unggulan yang dilakukan di kawasan Mandalika. Festival ini dilaksanakan untuk memfasilitasi masyarakat yang tiap tahunnya menunggu kedatangan nyale yang dianggap sebagai binatang laut yang dianggap sebagai perwujudan dari putri Mandalika dan diyakini mempunyai kekuatan untuk menyuburkan tanaman di ladang dan sawah-sawah masyarakat

  • Tour de Lombok Mandalika (7-10 Maret 2019).
    Event sport tourism sepeda bertaraf Internasional yang telah terbukti selama 3 tahun berturut – turut mampu menyedot wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara. Event yang mendapat pengakuan dari UCI ini secara reguler telah menjadi sarana promosi bagi Nusa Tenggara Barat secara nasional dan internasional.   

  • Festival Pesona Tambora (9-11 April 2019).
    Festival ini adalah event yang dilaksanakan untuk memperingati kedahsyatan meletusnya gunung tambora. Festival ini akan menampilkan seni dan tradisi Pulau Sumbawa (Sumbawa, Dompu dan Bima) antara lain festival kopi, pacuan kuda, pawai budaya serta acara puncak bertempat di Doro Ncanga Tambora, Kab Dompu. Selain itu juga akan dikembangkan wisata sejarah dan arkeologi. Event ini juga merupakan salah satu kegiatan yang masuk dalam wonderfull event kementrian pariwisata. 

  • Festival Lawata (10 April 2019). 
    Sebagai salah satu program besar Pemprov NTB. Kegiatan ini biasanya dipusatkan di pantai Kalaki yang berjarak sekitar 5km dari Bandara Udara Sultah Muhammad Salahuddin Bima. Festival ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yaitu ; parade perahu/sampan tradisional, pentas seni budaya, lomba mendongeng atau dikenal dengan Mpama Kade'e, lomba menangkap bebek di laut dan beberapa kegiatan hiburan lainnya.

  • Festival Pesona Khazanah Ramadhan (8-25 Mei 2019).
    Bumi seribu masjid adalah sebutan yang melekat untuk pulau lombok , Nusa Tenggara Barat. Festival ini merupakan kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat Nusa Tenggara Barat yang dekat dengan kehidupan religi. Festival ini diadakan untuk meramaikan bulan ramadhan yang merupakan bulan mulia bagi umat muslim di Nusa Tenggara Barat. 

  • Rinjani 100 (22-23 Juni 2019).  
    Lomba lari jarak jauh ini merupakan event tahunan yang diikuti oleh kurang lebih 18 negara. Pada ajang ini para peserta lomba lari dapat menguji nyali mereka untuk berlari di area kaki Gunung Rinjani yang memiliki keindahan yang luar biasa. Kegiatan lari ini dimulai pada tengah malam hingga berakhir menjelang subuh. Lomba lari jarak jauh ini di ikuti oleh pelari-pelari ternama baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

  • Festival Sangiang Api (28 Juli 2019). 
    Pulau sangiang adalah salah satu pulau yang ada di Kabupaten Bima. Festival Sangiang diadakan sebagai salah satu kegiatan dalam memperingati hari jadi Kabupaten Bima. Festival sangiang diadakan untuk mengangkat pulau sangiang sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bima. Berbagai kegiatan dilaksanaknan dalam festival ini, salah satunnya yang menarik adalah kegiatan “Berburu Massal” yang merupakan kegiatan yang hampir-hampir jarang dilakukan oleh masyarakat. Kegitan ini dilaksanakan untuk menjamu para tamu dengan dipilih terlebih dahulu panglima untuk memimpin perburuan

  • Festival Mantar (Juli 2019). 
    Mantar adalah salah satu daerah di Kabupaten Sumbawa Barat yang begitu indah, hingga dijuluki “NEGERI DI ATAS AWAN ”. Mantar merupakan salah satu spot terbaik dunia untuk kegiatan paragliding. Di Mantar anda bisa memanjakan diri dengan terbang dan menikmati pemandangan nan indah sejauh pandangan mata. 

  • Jambore Nasional Ikatan Motor Indonesia / Jamnas IMI (15-18 Agustus 2019).
    Event ini berlokasi di Kawasan Mandalika Resort, Lombok Tengah, yang  kegiatannya meliputi Pameran Otomotif, Seminar Otomotif dan Bazar, Bakti Sosial, dan Touring Explore wisata Lombok.

  • Bulan Pesona Lombok Sumbawa (18 Agustus - 18 September 2019). 
    Festival bulan pesona lombok sumbawa (BPLS) merupakan festival yang mengusung keragaman budaya Lombok Sumbawa yang terdiri dari 3 suku (sasak, samawa, mbojo). Tiga keragaman budaya yang berbeda namun saling mengisi baik dari segi adat istiadat, budaya, kuliner dan juga kebiasaan hidup masing-masing suku. 

  • Festival Pesona Moyo (16-22 September 2019). 
    Keindahan pulu Moyo sudah tidak terbantahkan. Destinasi wisata yang terdapat di pulau Moyo saat ini terus dipromosikan, salah satunya dengan kegiatan festival Pesona Moyo. Bertajuk DISCOVER SUMBAWA, festival ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara untuk mengunjungi pulau Moyo di Sumbawa. 

  • Festival Pesona Senggigi (19-22 September 2019).
    Festival  ini merupakan bagian dari kegiatan promosi pariwisata di kabupaten Lombok Barat, khususnya daerah wisata Pantai Senggigi.Sebagai bentuk realisasi pengembangan pemasaran pariwisata yang dilaksanakan secara rutin tiap tahun, secara berkesinambungan, yang disesuaikan dengan nuansa potensi lingkungan sosial, seni budaya dan ekonomi kreatif.

  • Festival Pacuan Kuda (22-26 September 2019). 
    Balapan kuda adalah salah satu lomba yang tidak asing di masyarakat Nusa Tenggara Barat. Festival balapan kuda setiap tahunnya telah terbukti dapat menarik minat wisatawan khususnya para pecinta kuda baik nasional maupun internasional. Di Nusa Tenggara Barat terdapat banyak tempat balapan kuda, dan balapan kuda menjadi salah satu ajang promosi untuk mengembalikan minat wisatawan berkunjung ke Nusa Tenggara Barat.

  • Kenawa Jazz Festival (September 2019). 
    Event ini merupakan salah satu rangkaian yang menjadi kalender event Nusa Tengara Barat tahun 2019. Kenawa merupakan salah satu pulau yang ada di Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Pulau yang sungguh indah dan telah menjadi destinasi unggulan bagi para pesiar dari luar negeri.

  • Mandalika International Marathon (5 Oktober 2019)
    Event ini diselenggarakan lagi dan menjadi event tahunan setelah tahun 2018 sukses digelar International TNI Marathon di Mandalika

  • Pesona Desa Wisata (21-22 November 2019).
    “DESA WISATA” biasanya berupa kawasan pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik khusus yang layak untuk menjadi daerah tujuan wisata. Di kawasan ini, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih asli. Selain itu, beberapa factor pendukung seperti makanan khas, sistem pertanian dan sistem social turut mewarnai sebuah kawasan desa wisata. Di luar faktor-faktor tersebut, sumberdaya alam alam dan lingkungan alam yang masih asli dan terjaga merupakan salah satu faktor penting dari sebuah kawasan desa wisata. 

  • Rinjani Golf Tournament (14-15 Desember 2019). 
    Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka memperluas jenis objek wisata, akan menitikberatkan pada wisata & olahraga/sport tourism. Salah satu bentuk event sport tourism yang digelar adalah Rinjani Golf Tournament. Rinjani Golf Tournament digelar sebagai event olahraga tahunan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dirangkai dengan peringatan HUT NTB. 

  • Festival Bale Langgaq (Desember 2019) 
    Bale langgaq berasal dari bahasa Sasak yang secara harfiah bermakna rumah kita. Festival ini diselenggarakan untuk menarik minat wisatawan dengan memberikan suguhan berupa kehidupan asli masyarakat Sasak pada umumnya dengan kembali mengangkat dan menghidupkan budaya dan adat istiadat masyarakat Sasak.

Daftar Acara tersebut di atas bisa berubah sewaktu waktu, dan pasti akan kita update bila ada perubahan, baik itu waktu pelaksanaan ataupun penambahan event event baru.

Nah jadi buat kalian yang berencana liburan ke Lombok dan Sumbawa di tahun 2019, silakan bisa diatur jadwalnya untuk menyesuaikan dengan event event di atas :)


***

Oia, selain event event besar seperti di atas, masih ada juga beberapa kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata lho di sekitaran Lombok Sumbawa, nah apa aja itu? Nih aku kasih daftar nya :
  1. Ritual Roah Segare, tanggal 6 Januari 2019 di Pantai Kuta, Lombok Tengah
  2. Seleksi Pemilihan Putri Indonesia NTB, tanggal 23-26 Januari 2019 di Sundancer, Sekotong, Lombok Barat
  3. Parade Ogoh Ogoh dan Perang Api, di Cakranegara, Mataram tanggal 6 Maret 2019
  4. Bima Bike Tour, tanggal 29-30 Maret 2019 dengan rute dari Situs Uma Lengge sampai Agro Wisata Kampung Bawang Risa sejauh kurang lebih 67 km 
  5. Festival Sinema Australia Indonesia 2019, digelar di CGV Transmart Mataram, tanggal 15-17 Maret 2019
  6. ........ (akan diupdate)
Share:

3 July 2018

Tengkleng Kambing Omah Sate Joglo

:: April 2018 ::
Di Hari Minggu pagi, saat kita enggak ada jadwal jalan jalan, pasti nongkong di depan tipi nonton acara makan makan, baik itu dari stasiun tivi, maupun dari youtube yang bisa kita tonton langsung di tipi, lewat indihome. Nah salah satu acara favorit kita adalah foodstory di Kompas TV yang tayang tiap Sabtu siang.

Nah karena kalau hari sabtu siang jarang nonton tipi, alhasil acara ini kita nonton nya di hari berikutnya, untung pake indihome ya, jadi bisa nonton acara 7 hari ke belakang, heuheuheu. Gak perlu takut kelewatan...

Makanan yang disantap Om Benu di foodstory salah satunya adalah tengkleng, sejenis masakan sup khas Solo yang berbahan dasar daging, jeroan, dan tulang kambing yang hampir mirip dengan masakan gulai kambing, hanya saja dengan kuah yang lebih encer. Meskipun penampakan nya cuma warna coklat gitu, tapi sumpah langsung bikin ngiler, apalagi emak nya Baby K yang lagi halim muda, langsung dah kepengen makan itu.

Sebagai seorang suami yang Siaga, alias Siap Antar Jaga. Aku pun searching tempat makan di sekitaran Kota Mataram yang jual menu tengkleng.


Untungnya ada aplikasi Gofood nya Gojek ya, carilah disitu dengan keyword ``tengkleng`` dan tataaaa, ketemu dong warung yang jual tengkleng, alhamdulilah ya ada, meskipun cuma satu warung. Tapi kita enggak pesen via aplikasi ya, aplikasinya cuma buat referensi aja, biar lebih mantap rasanya, kita langsung mendatangi lokasi warung tersebut.

Nama Warung nya adalah Omah Sate Joglo, yang berlokasi di Ruko Jalan Dakota, Rembiga, Mataram. tidak jauh dari Warung Ayam Geprek Mbok Wo yang udah moncer itu. (Sekarang udah pindah ke tempat yang lebih luas, yaitu di Jalan Adi Sucipto, samping nya Soto Yugisah)

Menempati 1 los ruko kecil berlantai 2, kita langsung disambut dengan dapur terbuka di bagian depan warung, disinilah para chef memasak menu menu pesanan.

Untuk menu yang disajikan tidak banyak, dan serba daging kambing :


Dari segi harga, enggak mahal lah ya, di sekitar Kota Mataram, satu porsi menu sate kambing memang segituan sih. Nah kalau di tempat kalian gimana gaes? Apakah lebih murah atau lebih mahal?

Menu yang kita pesan tentu saja sesuai hasrat ngidam ya, yaitu tengkleng. Enggak tanggung tanggung kita langsung pesen dua jenis tengkleng sekaligus, yaitu tengkleng kuah dan tengkleng kering/rica rica, persis dengan makanan yang dibahas di foodstory kompas tv. Nah untuk si kecil, aku pesenkan nasi goreng kambing, tapi yang gak pedes. Karena dia memang hobi banget makan nasi goreng.

Awalnya sempet was was nih gegara info dari acara makan makan tadi tuh, memasak daging tengkleng itu bisa sampai 2 jam, lha kan kita bisa ubanan dulu nih nungguin makanan mateng. Eh ternyata enggak, sepertinya daging nya sudah dimasak dulu sebelum nya, jadi pas dicampur bumbu tengkleng dan dimasak lagi, enggak sampai seperempat jam juga hidangan sudah tersaji dua dua nya, tinggal nunggu nasgor kambing aja yang dimasak belakangan.




Baru pertama kali nyobain tengkleng, wew ternyata enak ya... heuheuheu. Daging nya empuk dan gampang lepas dari tulang tulang nya, jadi gigi ini enggak perlu bekerja ekstra keras... Untuk yang berkuah, rasanya lebih gurih, sedangkan yang kering, cenderung ada rasa manis manis nya, dan keduanya sedikit pedas. Uenak mantap dah. Si kecil ternyata juga doyan ama nasi goreng kambing nya, seporsi ukuran dewasa pun hampir bisa ia habis kan.

Recommended !!!

Next time kayaknya aku bakal balik lagi kesini nih, mau nyobain sate kambing dan tongeng nya. Sepertinya sih uenak juga... Nah buat kalian yang penasaran juga, silakan langsung meluncur ke Omah Joglo, nih peta nya ada di bawah ini :



.
Share:

21 May 2018

Menu Kambing Khas Pati di RM Family 2

:: Januari 2018 ::
Sebelum nemenin si kecil main main di Timezone Epicentrum Mall, kita menyempatkan untuk isi perut dulu, bukan di dalam mall ya, melainkan di seberang nya, yaitu di RM Family 2, dimana menu menu nya serba kambing. Ada Sate Kambing, Gulai Kambing, Tongseng Kambing dan Nasi Goreng Kambing. Rumah makan ini merupakan cabang dari RM Family yang berlokasi di Praya, Lombok Tengah.


Daging kambing yang digunakan pun enggak sembarangan ya, berasal dari daging kambing yang masih ABG alias masih muda dan infonya sih daging kambing nya berasal dari Kota Pati Jawa Tengah lho, sesuai dengan tagline nya ``Sate Kambing Muda Khas Pati Jawa Tengah``, heuheuheu kasihan ya kambing nya belum sempat menikmati hari tua, udah masuk perut manusia aja...

Dengan menempati satu los ruko, tempat ini cukup strategis lho. Berada di seberang arah barat Lombok Epicentrum Mall, tempat makan ini bisa jadi alternatif kalian saat akan nge-Mall tapi bosen makan di dalam Mall.

Dari segi harga pun, makanan di sini terbilang terjangkau untuk menu dengan daging kambing, lebih lengkap nya silakan lihat buku menu nya di bawah ini :



Gimana, enggak mahal khan? Dan bahkan ada paket hemat nya juga lho. Nah untuk menu yang kita pesan  yaitu 1 Sate Kambing, 1 Tongseng Kambing, 2 Nasi Putih dan 2 Air Mineral, plus 1 Kerupuk Kulit. Oia, untuk kerupuk kulitnya, bukan kulit kambing lho, tapi kulit sapi, Heuheuheu, coba pake kulit kambing ya, totalitas banget jadinya....



Sate Kambing yang kupesan bukan yang paketan. Satu porsi berisi 10 tusuk sate kambing, kecap, potongan tomat, irisan bawang merah, jeruk nipis, dan sambal/bumbu rahasia. Ada yang berbeda dengan sate kebanyakan nih. Biasanya khan klo bumbu kecap tuh, encer dan udah siap santap. Nah klo yang ini tuh kecap nya kental banget, infonya sih ini kecap khas dari Kota Pati. Cara penyajian nya, itu dicampur dulu semua, diaduk lalu diatuangkan di atas sate nya, atau satenya yang dicocol ke bumbu nya ini.

Btw meski menggunakan daging kambing muda, ternyata daging nya enggak empuk banget, kirain bakal ngunyah tanpa perlawanan, tapi justru ini yang aku suka, masih ada tekstur daging kambing nya. Sedangkan untuk bumbu cocolan nya, kecap nya terlalu mendominasi ya, misal ditambah potongan cabe rawit, jadi juara dah.

Sedankan untuk tongseng kambing nya enak, kuah nya light dan daging nya empuk. Disajikan dengan menggunakan panci alumunium yang di bawahnya ada tempat perapian, harusnya sih ada api kecil di bawah nya biar selalu anget tongseng nya, tapi ini enggak. Kuah nya berwarna kuning dengan isian daging kambing, potongan kubis dan tomat. Segeeer.... Ini recommended sih.


Kita enggak lama nongkrong di sini, panas dan berasap, heuheuheu. Harus nya sih pintu nya ditutup dan dipasang AC ya, karena pembakarannya di luar, pintu terbuka, jadi pas ada angin, asapnya masuk ke ruangan deh. 

Tapi lumayan lah ya, next time aku mau coba nasi goreng kambing nya, karena pas kita kesini Nasi Goreng nya lagi kosong. Semoga besok pas kesini lagi, menu nasgor nya ada.
Share:

11 May 2018

Jadwal Pesona Khazanah Ramadhan 2018 di Mataram

photo by http://traveltodayindonesia.com
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Harian Republika kembali menyelenggarakan Pesona Khazanah Ramadhan (PKR) di tahun 2018 ini lho. Acara yang merupakan prakarasa Gubernur NTB TGH Dr Zainul Majdi itu akan dihelat selama sebulan penuh Ramadhan 1439H dan dipusatkan di Islamic Center (IC) Masjid Hubbul Wathan Kota Mataram, NTB. 

Event PKR ini diluncurkan secara resmi oleh Gubernur NTB, TGB Zainul Majdi di Masjid Istiqlal, Jumat (11/5) ba'da shalat Jumat. Nah buat kalian yang penasaran dengan jadwal nya, ini nih silakan disimak, dicatet, atau di print deh halaman ini :

1. PESTA BUKU ISLAM & BEDAH BUKU
17 Mei - 9 Juni 2018 , Pukul 11.00 – 19.00 WITA.
Bazaar buku Islami yang diadakan selama Ramadhan ini menghadirkan puluhan Penerbit Buku ternama yang akan berparisipasi untuk meramaikan acara tersebut. Memberikan diskon besar dan menawarkan judul-judul buku/ novel terbaru. Menghadirkan penulis novel best seller seperti; Habiburrahman El Shirazy dengan novel berjudul “Merindu Baginda Nabi”, Hanum Rais dengan novel berjudul “I’m Sharahza”, Asma Nadia dengan novel berjudul “Cinta Dalam Nama 99Mu”, Tereliye dengan novel berjudul “Pergi”, dan HTR dengan novel berjudul “Cinta Menggerakkan Segala”. Dan juga terdapat kegiatan Cerdas Tangkas 5 Pilar & FunScience. 

2. OPENING PESONA KHAZANAH
RAMADHAN 2018 & TABLIGH AKBAR
18 Mei 2018, Pukul 20.00 – 22.30 WIB
Pembukaan rangkaian acara Pesona Khazanah Ramadhan 2018 secara resmi oleh Menteri Agama RI. Acara ini meliputi hiburan dari kesenian daerah NTB dan dimeriahkan dengan alunan musik religi oleh Grup Band Wali. Sebagai penutup acara akan ada Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad.


3. LOMBOK TRAVEL FAIR
21 - 25 Mei 2018 , Pukul 11.00 – 19.00 WITA
Sebuah pameran wisata halal yang diramaikan oleh para pelaku Tour & Travel. Menawarkan berbagai paket menarik wisata ke destinasi-destinasi halal baik di Indonesia maupun di mancanegara. Dan juga diadakan kegiatan Talkshow 5 Pasti, Kompetisi Sasak Hijab, dan Fashion Show dari perancang busana ternama.

4. FESTIVAL DOLANAN SANTRI
28, 29,30,31 Mei dan 01 Juni  2018 , Pukul 11.00 – 19.00 WITA
Pameran aneka dolanan dari penjuru nusantara dan hasil karya anak santri yang akan diselenggarakan selama 5 hari. Terdapat pula permainan Islami “Cerdas Tangkas 5 Pillar” dan edukasi sains untuk anak-anak bertajuk “FunScience”.

5. NOBAR FILM ISLAM
26 - 27 Mei 2018 Pukul 20.00 – 22.00 WITA
Sebuah ajang nonton bareng film-film bernuansa Islami. Sekaligus akan menghadirkan para pemain Film tersebut untuk Meet & Greet dengan para penggemar. Adapun film yang akan diputarkan sebagai berikut:
1. The Power of Love 212
2. IQRO: Petualangan Meraih Bintang

6. PAMERAN KHAZANAH DUNIA ISLAM
04 - 08 Juni 2018 , Pukul 11.00 – 19.00 WITA
Pameran yang menghadirkan berbagai kesenian dan kebudayaan Islam dari berbagai penjuru dunia, dan sekaligus sekolah-sekolah Islam ter-favorit dan paket-paket beasiswa. Tak hanya itu, selama pameran juga akan digelar juga bursa lowongan pekerjaan.

7. TAUSIYAH AKBAR USTAZ
19, 24, 31 Mei 2018 , Pukul 20.00 – 22.00 WITA
Menghadirkan Ustaz ternama untuk memberikan tausiyah, motivasi dan doa bersama.
- Ustaz Muzzamil Hasballah (Sharing Session)
- Ustaz AA Gym (Nuzulul Quran)
- Ustaz Hanan Attaki (Ramadhan untuk Istiqfar)

8. REMBUK REPUBLIK
22 Mei & 05 Juni 2018 , Pukul 15.30 – 18.00 WITA
Seminar berskala nasional bertajuk Rembuk Republik, yang akan membahas tentang isu-isu hangat yang bertujuan untuk memberikan pandangan serta solusi-solusi yang timbul. Menghadirkan Narasumber yang berkompeten di bidangnya masing masing. Adapun tema
untuk acara ini adalah:
- Peran Infrastruktur dalam Memacu Pengembangan Pariwisata Halal
- Woman Entrepreneur

9. PELATIHAN AKUNTANSI MASJID
21, 28 Mei & 04 Juni 2018 , Pukul 10.00 – 18.00 WITA
Pelatihan tentang manajemen keuangan masjid secara online. Melibatkan para DKM di Lombok. Diselenggarakan selama 3 kali dengan target 50 orang dari perwakilan masjid-masjid tiap kegiatannya.

10. RAMADHAN BERKAH
08 Juni 2018 , Pukul 13.00 – 17.30 WITA
Sebuah gerakan sosial dari Pemprov NTB dan Dinas Pariwisata NTB untuk:
- Perbaikan/ sumbangan audio masjid khususnya di daerah pesisir pantai
- Bersih-bersih pantai/ tempat wisata sekaligus memberikan sumbangan berupa tong sampah.

11. 1000 TABUH GENDANG BELEG REKOR MURI
09 Juni 2018
Pukul 21.00 – 23.00 WITA.
Pemecahan rekor MURI dalam menabuh 1000 gendang beleg. Dimeriahkan juga dengan penampilan dari Gilang Ramadhan Percussion. 

***

 Jadwal ini akan diupdate bila ada perubahan
Share:

7 May 2018

Nyobain Sayur Ebatan di Sasak Resto


Jalan Dakota yang berada di Wilayah Rembiga, Mataram, Lombok ini dahulunya cuma jalan buntu lho, aku inget banget dulu cuma ada Lesehan Dakota yang berada di pojokan jalan, dikelilingi sawah.

Era berganti, Jalan Dakota pun ditembuskan ke Jalan Adi Sucipto, yang berbentuk huruf L, tujuannya untuk mengurai kemacetan di sekitar perempatan Rembiga, yang memang tiap pagi dan sore hari, kemacetannya luar biasa.

Kini Jalan Dakota dipenuhi oleh usaha usaha Kuliner, sebut saja Bebek Pondok Galih, Warung Mbok Wo, Raja Bebek, Sate Rembiga, Warung Rujak Cingur, Omah Sate Joglo dll. Nah di Bulan Maret 2018 ini muncul lagi 1 restoran baru bertema Lesehan yang menyajikan menu menu khas Sasak yang sudah jarang dijumpai, nama tempatnya yaitu Sasak Resto.


Karena masih baru opening, di depan resto nya belum ada papan nama yang menunjukkan kalau resto ini adalah sasak resto, hingga membuat kita pun jadi ragu, setelah parkir kendaraan, sebelum masuk, kita nanya dulu pada salah satu staff nya yang kebetulan lagi di area parkir, guna memastikan kebenaran tempat nya, eh ternyata memang benar dah ini Sasak Resto. Info dari beliau, memang plang nama nya belum dipasang (mungkin sekarang, pas postingan ini terbit, plang namanya sudah ada).

Dengan material utama batang pohon bambu berwarna coklat, tempat ini sangat eksotis, bukan cuma bambu bambu yang disusun membentuk bangunan ya, tapi penataan dan desain nya cukup cantik, pas banget buat kalian yang hobi foto foto, heuheuheu


Ada lumayan banyak berugak di sini, kita pun memilih yang bagian tengah agak dalam, menghadap ke barat, biar sekalian bisa menikmati sunset, karena di arah barat sana, jelas terlihat sang matahari perlahan masuk cakrawala.

Selain belum ada plang namanya, buku menu nya pun sangat sangat sederhana, terdiri dari dua lembar kertas HVS  ukuran F4 yang dilaminating, 1 lembar berisi daftar minuman dan satu l lagi berisi daftar makanan.

Meski sederhana dan pilihan menu nya enggak banyak, tapi cukup menarik perhatian kita lho, terutama untuk paket ke tiga yang harganya 80ribu, ada Gulai Lemak, Sate Pusut, Ebatan, Sayur Nangka, dan Olah Olah. By the way misal sayur nangkanya diganti sayur ares pasti lebih Juara nih.


Nasinya disajikan dengan bakul, tradisional banget, sedangkan sayur sayurnya menggunakan rantang, memudahkan sang staff restoran untuk membawa ke tempat tamu, tinggal ditenteng pakai 1 tangan, nah pas sampai di berugak kita, baru dah dibuka rantang rantang nya.

Dari beberapa sayur ini, tentu saja Ebatan lah yang menjadi sosok pemeran utama nya, jujur aja aku belum pernah sih makan sayur ebatan, padahal kuliner ini salah satu kuliner khas lombok lho, jadi sayur inilah yang pertama kali aku cobain.

Ebatan ini terdiri dari berapa bahan sayuran/dedaunan mentah, sebut saja tauge, daun kemangi, mentimun, kelapa parut dll, serta ditambah topping bawang goreng biar makin gurih. Ueeenak ternyata, mengingatkan aku akan karedok, karena sama sama mentah, heuheuheu.

Tapi sepertinya lebih ueeenak kalau kita nyoba langsung Nasi Ebatan nya di sekitar Pasar Sayang Sayang, karena disitulah banyak warung yang khusus menjual Nasi Ebatan, next dah kita cobain di sana. Sedangkan untuk sayur sayur yang lain juga enggak kalah enak nya.


Nah buat kalian yang penasaran juga ama sayur ebatan, sayur olah olah, ataupun kuliner khas sasak lain, enggak ada salah nya untuk mencobanya di lesehan ini. Dan sekarang (2 bulan sejak opening) ternyata menu nya sudah banyak berubah dan lebih lengkap. Ini nih bocorannya :



***
Peta Lokasi Sasak Resto, Lombok


.
Share:

My Youtube Channel

Blog Archive