Wisata di Bali enggak hanya Pantai dan Gunung lho, banyak juga wahana bermain yang seru buat ngisi liburan kita. Nah di daerah Canggu ada tempat bernama Finns Recreation Club, dimana di satu komplek ini terdapat beberapa wahana bermain, seperti Strike Bowling, Trampolin, Kids Club, Waterpark, Tenis, Junior Sport Academy, Kids Party, Fitnes dll.
Nah pas liburan kemaren aku sempet nyobain salah satunya, yaitu Strike Bowling. Meskipun di liburan ini lagi musim hujan, tiap hari hujan, kita enggak perlu khawatir, karena wahana bermain di sini indoor. Lokasinya gampang banget dijangkau, berada di Jalan Pantai Berawa Canggu, tidak jauh dari tempat nongkrong yang super nge hits "La Laguna"
Strike Bowling ini berada di lantai 2, nah sebelum naik, di Lobby tas bawaan kita bakal diperiksa satpam, bila ada makanan/minuman di dalam nya harus dikeluarkan dan nanti bisa diambil lagi saat keluar.
Untuk tiket nya, aku udah booking sehari sebelum nya lewat websitenya, untuk menghindari waiting list, yaa karena ini lagi long weekend, siapa tahu full. Harga nya 85rb per jam, minimal 2 orang per line, dan maksimal 6 orang.
Karena sudah booking, saat di loket kita tinggal bilang aja bahwa sudah booking atas nama kita. Line untuk kita sudah tersedia dan siap digunakan. Sebelum itu, kita harus ganti sepatu menggunakan sepatu dari sana, yang khusus untuk bowling. Jangan takut sepatunya enggak cukup ya, karena semua ukuran available.
Jujur aja aku baru pertama kali ini main bowling, bahkan melihat arena nya secara langsung aja juga baru kali ini. Di arena/sekitar line ada petugas yang siap membantu pemain yang membutuhkan bantuan, termasuk aku ini. Heuheuheu, aku sih langsung bilang ke dia kalau belum pernah main, dan petugas itu pun dengan sabar ngajarin.
Mulai dari memilih bola yang sesuai, ada beberapa warna bola yang berbeda berat nya dan beda ukuran lubang jari nya. Aku sih pilih warna ungu, karena berat dan lubang jari nya pas. Sedangkan Emaknya anak anak ambil yang warna Orange.
Setelah coba melempar bola sekali, eh ternyata enggak susah susah banget buat maen bowling, beberapa kali malah sempat Strike, heuheuheu, tapi sering juga sih bola keluar jalur.
Arena bowling ini juga kids friendly lho, jadi si Baby K pun bisa ikutan main. Karena sudah disediakan alat bantu berupa besi luncuran, jadi si kecil tinggal angkat bola terus taruh di besi luncuran itu, dan bola pun meluncur menuju target, heuheuheu, seneng banget dia...
FYI di bagian belakang line ini ada strike bar, jadi bisa tuh maen bowling sambil ngemil ngemil cakep, mau yang halal atau pun yang haram tersedia (bir), heuheuheu. Tapi kalau mau nongkrong di bar nya aja tanpa main bowling pun bisa, lebih oke lagi ambil duduk di sisi kanan bar, karena dari situ bisa sekalian melihat arena Trampolin di bawah.
Satu jam itu terasa cepet banget rupanya, belum puas main bowling eh udah abis waktunya. Next time aku pasti bakal balik lagi kesini nih, lebih seru lagi kalau maen nya rame rame bareng temen temen/keluarga.
Di kehidupan yang serba modern dan serba canggih seperti sekarang ini, tampaknya sebagian besar manusia yang ada di dunia sudah memiliki gadget. Saking banyaknya, kini sudah tak terhitung lagi berapa banyak jumlah para pengguna smartphone di seluruh dunia. Akan tetapi, masih ada sebagian dari kita yang tidak tahu menahu tentang apa itu root. Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi tentang root, mari sama-sama kita simak penjelasannya di bawah ini.
Penjelasan Root
Rooting android atau yang biasa di sebut dengan nama root android, merupakan sebuah proses modifikasi pada sistem operasi android agar penggunanya dapat mengakses aplikasi tanpa ruang batas. Ya, proses-proses modifikasi tersebut di antaranya seperti menambah, mengurangi, hingga merusak elemen-elemen yang ada pada android tersebut. Istilah root itu sendiri lebih mengacu pada super user, dimana hal itu merupakan administrator yang terdapat pada semua sistem operasi yang berlandaskan Linux dan Android. Dengan begitu, Akun administrator yang dimaksud akan memiliki akses penuh terhadap sistem, yang mana penggunanya bisa melakukan apa saja yang sesuai dengan selera. Dalam proses tersebut, aktivitas yang kecil juga dapat mempengaruhi pada perubahan sistem operasi android oleh root, yang nantinya super user tersebut akan di kategorikan sebagai developer.
Pada dasarnya, aktivitas root ini sah-sah saja di lakukan asal android tersebut bersifat open source. Itu artinya, para pemiliki smartphone bisa berkontribusi untuk menjadi developer android yang bisa merubah apa saja sesuai selera. Meski demikian, namun aktivitas rooting ini juga terdapat kekurangan dan kelebihannya.
Kelebihan Rooting Untuk Android :
1. Memiliki akses yang tidak terbatas pada sistem operasi android, dimana user yang memiliki hal akses root bisa dengan leluasa melakukan modifikasi sesuai selera penggunanya.
2. Pengguna bisa menghapus aplikasi-aplikasi dari pabriknya, jika aplikasi tersebut di rasa tidak bermanfaat atau tidak cocok.
3. Mampu mengendalikan aplikasi secara lengkap, termasuk melakukan backup aplikasi dan sistem operasinya. Tak hanya sampai di situ saja, para penggunanya juga dapat melakukan install ulang tanpa harus mendownload aplikasi saat proses root.
Kekurangan Rooting Untuk Android :
1. Adanya peningkatan tweaking dapat menghambat kinerja pada sistem androidnya.
2. Penyalahgunaan hak akses roor bisa membuat perangkat android menjadi malfungsi.
3. Menghilangkan garansi pada produk smartphone tersebut.
Demikianlah penjelasan singkat tentang aktivitas root untuk android. Silakan dicoba coba ya, semoga berhasil :)
Hujan rintik rintik mengguyur Bali sejak semalam, dan sampai jam 8 pagi ini pun, hujan masih belum juga reda, kulihat langit berwarna kelabu, merata di segala penjuru Bali. Rencana untuk ke Bali Safari Marine Park naik motor sekalian balik pulang nyebrang ke Lombok pun berantakan. Ya sudah, akhirnya kita menjalankan Plan B, yaitu meluncur ke Bali Safari Marine Park naik taksi online.
Setelah sarapan, dan packing selesai kita pun checkout dari hotel, dan menitipkan tas tas berisi baju dan barang belanjaan ke recepsionist, dimana nanti akan kita ambil lagi sore hari nya setelah selesai Jalan Jalan.
Hotel yang kita tempati ini berada di Jalan Cendrawasih, Seminyak, percabangan kecil dari Jalan Petitenget, dimana di sekitar situ banyak sekali tempat tempat nongkrong yang nge hits abis, nanti akan kita bahas satu satu di postingan lain ya..
Nah, pertama kita coba aplikasi Gojek dengan layanan Gocar nya, tapi enggak ada yang ambil orderan nya, bahkan sampai dua kali kucoba pun enggak ada yang ambil. Lalu kita coba aplikasi taksi online yang lain, yaitu Grab, baru kucoba sekali, eh langsung ada yang ambil.
FYI untuk sekali jalan dari Hotel yang berada di Seminyak menuju Bali Safari Marine Park dengan jarak 30 km, tarifnya 115 ribu rupiah. Lumayan lah ya, untuk jarak sejauh itu dengan kondisi jalan yang hujan dan macet (maklum lagi long weekend). Sepanjang jalan kita tidur, dan bangun bangun udah sampai di pintu gerbang Bali Safari & Marine Park.
Kondisi cuaca yang hujan seperti ini ternyata tidak menyurutkan keinginan para wisatawan untuk jalan jalan ke kebun binatang ya, tetep dia rame lho.
Untuk tiket masuk nya kita sudah beli online lewat tokopedia sejak awal bulan Desember, kita pilih beli online karena lebih murah dan harapan awal nya sih biar enggak perlu antre beli tiket di lokasi, secara ya, pas long weekend gini, antreannya pasti mengular. Bila kita beli tiket on the spot untuk paket Safari Explorer harganya 150rb/orang (anak di bawah 3 tahun free), sedangkan bila beli online, harganya jadi 130an rb/orang.
Eh ternyata, meski udah beli online, tetep kita harus antre juga, buat nukerin bookingan kita ke tiket asli nya yang berupa gelang kertas. Nah antrean ini dibedakan antara yang udah booking online dengan yang beli tiket on the spot.
Tiket berupa gelang itu harus kita pake selama berada di area Bali Safari & Marine Park, tenang aja, ada petugas yang siap membantu memasangkan gelang tersebut ke tangan kita, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan isi tas. Menurut informasi yang kubaca dari beberapa blog, petugas akan mengambil sementara makanan minuman yang dibawa pengunjung, dimana nanti bisa diambil pas keluar. Eh tapi ternyata, bawaan makanan dan minuman kita lolos razia gaes, diperbolehkan dibawa masuk. Padahal ada sebotol Aqua ukuran 600 ml, dan 1 wadah makanan penuh berisi kue kue serta sosis goreng hasil menyisihkan dari menu sarapan di hotel tadi, heuheuheu.
Setelah pemeriksaan, ada satu petugas yang bagi bagi kupon/voucher diskon 15rb yang bisa dipakai saat membeli souvenir di dalam area Bali Safari & Marine Park.
Nah perjalanan menjelajah hutan belantara pun dimulai, dengan menaiki bus berwarna coklat dengan ukuran kaca samping, depan dan belakang lumayan besar.
Perjalanan Safari ini ditemani oleh satu driver dan satu guide, yang menjelaskan lokasi lokasi yang kita lewati dan binatang binatang apa aja yang sedang kita lihat selama perjalanan. Sumpah ini sih seru banget, si Baby K juga excited abisss, nunjuk ke arah binatang2 itu dan menyebutkan namanya, sebagian besar sih dia udah tahu namanya, karena sering lihat di Channel Nat Geo Wild.
Diantara sekian banyak binatang yang terlihat, ada satu yang membuatku terkesan, yaitu Wildebeest. Kenapa? Karena aku sudah sering banget melihat perjuangan hidupnya di Nat Geo, dimana di habitat aslinya dia harus melakukan migrasi ribuan kilometer melewati padang savana Afrika yang kejam, dengan banyak sekali hambatan, rintangan dan predator, diantaranya singa, macan dan tentu saja buaya, disaat harus menyeberang sungai.
Wildebeest
Safari Explorer ini yang super seru ini singkat banget, hanya sekitar 30 menit udah kelar, dan kita diturunkan di sebuah tempat dengan lobi besar bernama Lobby Barong, dimana disitu adalah start petualangan menjelajah Bali Safari & Marine Park menggunakan kaki, alias jalan kaki.
Oia, jangan sampai lupa, saat masih di depan tadi, setelah dapet tiketnya, kita sebaiknya meminta peta dan jadwal pertunjukan ke petugas, sebagai pedoman kita menikmati Bali Safari & Marine Park seharian ini, untuk memaksimalkan uang tiket yang telah kita bayar.
Di lembaran flyer itu tertulis jadwal show show yang bisa kita nikmati sesuai dengan paket yang kita beli, dengan paket termurah pun sudah banyak show yang bisa dinikmati, dijamin seharian gak cukup untuk bisa menikmati kesemua isi dari Bali Safari & Marine Park, apalagi kalau datengnya kesiangan, heuheuheu
Animal show pun dimulai pas banget setelah kita turun dari Bus Safari Explorer, pengunjung udah banyak memenuhi tempat duduk yang disediakan di Hanoman Stage, dan kita pun hanya kebagian tempat duduk di ujung kiri. Alhamdulilah masih dapet tempat duduk, dan alhamdulilah juga, hujan nya udah reda, tinggal menyisakan rintik hujan kecil, sehingga animal show pun tetep dibuka, karena bila hujan deras, animal show bakal di cancel.
Show yang pertama ini diisi oleh pertunjukan beberapa hewan yang sebenarnya liar, tapi sudah menjadi jinak, seperti burung , ular sanca, orang utan, dan binturong. Dari beberapa hewan itu, yang paling menarik sih pertunjukan nya Orang Utan, dimana salah satu Orang Utan nya naik ke pohon mengambil kelapa, dan mengupas nya menggunakan gigi, sampai dia makan isi kelapa nya, sedangkan yang satu nya mungutin sampah kulit kelapa dan memasukkan dalam ember kaleng yang sudah dia bawa....
Pertunjukan berikutnya sebenernya adalah Harimau Show di Harimau Stage, namun sayang sekali karena hujan gerimis, show pun di cancel. Sehingga kita harus menunggu show berikutnya yaitu Elephant Show pukul 12 siang di kampung Gajah. Waktu menunggu show kita habiskan dengan berkeliling sambil foto foto.
Tiba tiba hujan gerimis berubah menjadi hujan lumayan deras, daripada cuma berteduh aja, kita pun mlipir ke penjual souvenir terdekat untuk membeli jas hujan dan payung. Ya, itung itung sekalian beli souvenir lah, toh masih bisa dipakai juga kalau pas naik motor keujanan.
Di sebelah Hanoman Stage ada Bali Starling Aviary, dimana di situ banyak burung burung kecil warna warni dengan suara yang merdu, terbang bebas kesana kemari di kandang super besar. Kita bisa menjelajah masuk ke kandang besar itu dengan berjalan kaki.
15 menit sebelum Elephant Show, kita udah siap siaga di lokasi, nyari tempat yang strategis, heuheuheu, enggak kayak show sebelum nya yang cuma dapet pojokan.
Elephant Show ini adalah pertunjukan yang wajib untuk ditonton dari awal sampai akhir, karena seru banget. Bukan cuma unjuk keahlian, pertunjukan ini semacam pertunjukan drama kolosal yang dibintangi oleh manusia dan gajah beserta properti properti yang ciamik.
Jadi inti cerita pertunjukan ini adalah penggambaran saat saat dimana terjadi perselisihan antara manusia dengan gajah. Manusia Manusia membuka lahan, membangun pemukiman dan bercocok tanam di wilayah yang sebenarnya adalah habitat gajah. Nah sang gajah pun marah marah, menghancurkan pemukiman dan lahan pertanian milik manusia, hingga terjadi semacam peperangan, manusia menggunakan senjata tajam dan api sedangkan gajah menggunakan kekuatan nya untuk melawan. Lucunya tuh, saat ada tembakan, Gajah nya bisa akting tertembak kakinya, jadi jalan nya pincang gitu, dan lama lama jatuh tersungkur, heuheuheu. keren keren keren..
Kemudian ada satu manusia yang dalam peperangan itu tercebut ke kolam, dalam kondisi yang tenggelam, dia enggak bisa berenang. Kemudian datang satu gajah menolongnya, mengangkat manusia itu menggunakan belalainya. Dan selamatlah manusia itu....
Elephant Show selesai pas banget dengan jam makan siang, pas banget lagi laper laper nya. Dan kita pun menuju Uma Restaurant, yang lokasinya masih di dalam area Bali Safari & Marine Park.
Restoran Uma ini menggunakan konsep foodcourt gitu, dengan pembayaran nya menggunakan kartu, dimana kita harus isi deposit dulu di loket loket yang telah disediakan, minimal 50 ribu. Mirip konsepnya seperti restoran nya Eco Green Park.
Dari segi harga, makanan disini luar biasa harganya, contohnya aja Nasi Goreng Ayam nih harganya 63 ribu rupiah :( , heuheuheu. Kalau rasanya luar biasa alias worth it sih gpp ya, lha ini biasa aja. Terus segelas es teh, harganya 12 ribu, grrrrr. Tapi ya mau gimana lagi, berhubung perut laper...
Meskipun sebernernya masih ada beberapa show, tapi kita putuskan untuk skip aja, kita menghabiskan waktu menunggu sore dengan jalan jalan keliling, foto foto dengan beberapa binatang yang bisa diajak berfoto dan beli beberapa souvenir lagi.
Sekitar jam 3 sore kita cabut dari Bali Safari & Marine Park. Untuk menuju lobi depan, kita harus naik bus lagi lewat terminal dekat Lobi Barong.
Nah untuk kembali ke Seminyak, ada beberapa cara nih, yaitu naik Taksi Bluebird, Local Transport, Taksi Online atau Shuttle yang sudah disediakan Bali Safari & Marine Park.
Untuk pilihan pertama, kita tinggal order ke Bagian Informasi di depan, untuk pilihan kedua, ada stand nya di bagian depan juga, tarifnya lumayan mahal, contohnya aja ke Sanur itu tarifnya 250ribu/mobil, nah untuk pilihan ketiga, kita tinggal order lewat aplikasi , seperti Gocar atau Grab, untuk pilihan yang terakhir, kita harus booking 1 hari sebelum nya lewat web nya Bali Safari & Marine Park. Nah kalau aku sih pilih yang opsi ketiga, yaitu taksi online. Tarifnya sama dengan saat kita datang di pagi hari nya, sekitar 115ribu rupiah ke Seminyak.
Kesimpulan
Bali Safari & Marine Park ini recommended banget lah buat wisata keluarga, terutama yang mempunyai anak anak, dijamin excited abisss.
Catatan
1. Belilah tiket online aja, harganya lebih murah, banyak yang menjual nya, salah satunya Tokopedia
2. Datanglah pagi pagi, setidaknya jam 10 sudah di dalam area, karena show pertama dimulai jam 10 pagi.
3. Wajib Bawa Kamera dengan Baterai yang cukup
4. Fasilitas : penyewaan stroller, ATM, Musholla, Foto dan Langsung Cetak (50rb/foto), Restoran, Shuttle
5. Wajib Bawa Peta dan Jadwal Show saat keliling Bali Safari & Marine Park , bisa didapat di bagian informasi
Saat kita jalan jalan ke Nusa Dua beberapa waktu yang lalu, kita bingung tuh nyari makan yang harganya wajar alias pas di kantong, tapi sebisa mungkin kuliner nya bukan kuliner biasa, yaaa setidaknya enggak ada di Lombok lah... Nah Di satu sisi, Kebanyakan cafe cafe/tempat makan di area Nusa Dua tuh harganya melebihi kemampuan kita, heuheuheu.
Maka keluarlah jurus terakhir kita, yaitu ngubek ngubek aplikasi Go-Food, bukan mau ngorder makanan via aplikasi sih, cuman nyari referensi tempat makan di sekitar Nusa Dua ini. Lumayan lama sih kita menentukan tujuan makan, karena ada si kecil juga, jadi harus pilih pilih tempat makan yang kids friendly menu nya, hingga akhirnya pilihan jatuh kepada Epical Cafe.
LOKASI
Lokasinya sih enggak terlalu jauh dari Nusa Dua, masih menggunakan aplikasi tersebut kita order taksi online. Tapi rupanya, sopir taksi online belum bersahabat dengan sopir taksi konvensional yang mangkal di Nusa Dua. Dengan petunjuk dari sopir taksi online via telepon, kita pun disarankan jalan kaki dulu menjauh dari posisi awal, karena posisi awal kita banyak mangkal taksi konvensional.
Epical ini tepatnya berlokasi di Jalan Dukuh Sari, Kuta Selatan, Badung Bali yang merupakan percabangan Jalan Dharmawangsa (jalur tembus Nusa Dua - Uluwatu), heuheuheu ternyata lokasinya lumayan terpencil nih.
MENU
Nah yang bikin kita tertarik adalah menunya, Meskipun pada dasarnya menu nasi lauk, tapi pilihannya unik. Pertama kita harus pilih jenis Nasinya, lalu topping nya yang beraneka ragam
Ada tiga pilihan Nasi nya, yaitu Nasi Uyah Lengis yang gurih (uyah = garam, Lengis = minyak), Nasi Balado yang pedas dan Nasi Kuning Berbumbu. Sedangkan topping nya ada daging sapi (rendang), daging kambing, daging ayam, Cumi, Udang, Ikan, Telur, Tahu, atau full sayur alias Veggie.
Untuk toppingnya, kita bisa pilih satu jenis, ataupun lebih, bebaaaas, tapi makin banyak topping tentunya harga nya semakin naik.
Rasanya ueeenak gaes, meskipun terlihat sederhana penampilannya, tapi penuh cita rasa, Bali Banget dah aroma bumbu nya (ya iya lah ini khan di Bali). Saat kita makan sini sih, cuma ada kita bertiga dan 2 anak ABG yang cuma pesen minum es, tapi beberapa kali tukang ojek Online datang order makanan, sepertinya tempat ini lumayan populer di aplikasi online berwarna ijo itu.
TEMPAT
Desain tempatnya sih enggak terlalu spesial, yaa biasa aja, dengan menempati semacam halaman rumah, yang cuma bisa menampung beberapa tamu aja. Bisa dibilang ini setengah outdoor, karena terbuka tapi tertutup atap, sehingga enggak perlu khawatir kepanasan atau kehujanan.
Pengunjung bisa memilih duduk di kursi bermeja atau lesehan di berugak, seperti kita ini.
Enak banget duduk sambil makan di berugak ini, udaranya sejuk meski tanpa AC, dan anginnya sepoi sepoi. Sampai sampai si kecil ketiduran pulas, antara nyaman dan kecapekan keliling Nusa Dua, heuheuheu.
Lumayan lama lho kita di sini, istirahat sekalian nungguin si kecil bangun, kasihan juga sih lagi bobo pules dibangunin.
Lensa Yongnuo yang kupake ini sebenernya bukan barang baru, udah muncul di pasaran lebih dari setahun. Nah kali ini aku bukan mau mereview secara mendetail mengenai lensa ini, cuman share pengalaman penggunaan lensa kamera ini selama sekitar sebulan.
Kamera yang kupake adalah Samsung NX3000, sebuah kamera mirrorles yang bisa dibilang jadul, ketinggalan jaman dan tidak diproduksi lagi, bahkan lensa lensa yang original nya pun sudah susah dicari, kalau pas nemu pasti harga nya lumayan mahal, apalagi untuk lensa yang bukaan nya besar (nilai f nya kecil). Sebagai contohnya di bukalapak, aku nemu lensa Samsung seri NX 45 mm f1.8 ada yang jual harganya 3 jutaan lebih, itu pun bekas (November 2017).
Sudah bertahun tahun aku pake kamera samsung ini, karena masih awet dan berjalan normal, aku enggan untuk upgrade ke kamera lain yang lebih modern, yaa menurutku sih cukup mumpuni lah sebagai teman jalan jalan, bukan untuk kebutuhan profesional.
Hingga akhirnya sekitar 2 bulan lalu, tiba tiba muncul keinginan untuk mengeksplore lebih kamera ini, yaitu dengan mengganti lensa kit bawaan dengan profil 16-50 f/3.5-5.6
Lensa pengganti yang aku buru adalah lensa yang bukaan nya besar, tapi ya itu seperti yang kubilang di atas, susah dicari dan harganya mahal. Sebuah pencerahan muncul saat aku ngubek ngubek trit kaskus yang khusus membahas kamera ini. Disitu ada yang nulis mengenai adapter kamera samsung ke lensa Canon.
Yuhuuu, perburuan lensa Canon pun dimulai.
Nemu sih, lensa canon bukaan besar, dengan harga yang lebih terjangkau dari lensa ori nya samsung. Udah mau kubeli nih lensa ini, di salah satu marketplace online, udah masuk keranjang belanja, tinggal checkout aja.
Nah pas iseng iseng scrol scrol halaman lensa tadi, eh muncul rekomendasi lensa Yongnuo yang khusus dipake untuk kamera Canon, dengan profil 50mm f/1.8 , heuheuheu pas banget nih. Yaudah, gak pikir panjang lagi, langsung dah beli lensa Yongnuo itu, dengan harga sekitar 700ribu , jauh di bawah harga lensa ori samsung dengan bukaan sama.
***
Memang perlu penyesuaian beberapa waktu menggunakan lensa yongnuo ini, karena udah fix 50mm dari sono nya, jadi enggak bisa di zoom in maupun zoom out, kita yang harus aktif maju mundur, apalagi adapter lensa nya cuma plastik, enggak ada koneksi kelistrikan, so cuma bisa manual fokus, fitur autofokus nya gak berfungsi. Hal ini berefek pada mode kamera yang digunakan, yaitu kamera harus dalam kondisi mode M atau manual, sedangkan untuk mode yang lain enggak bisa berfungsi (lensa tak terbaca kamera). Oia satu lagi, karena lensa nya 50mm, hasil tampilan di layar seperti menggunakan lensa fix bawaan dengan kondisi zoom maksimal, heuheuheu
Saat digunakan untuk foto objek yang diam sih lumayan gampang lah, meski kadang fokus nya enggak akurat, sekarang tangan sudah bisa beradaptasi dengan fokus manual, maklum lah ya kebiasaan autofokus... Nah tantangan bertambah saat digunakan untuk foto objek bergerak, susah susah gampang. Apalagi untuk pengambilan video anak gueee yang lagi enggak bisa dieeem.
Langsung aja nih, aku kasih lihat foto hasil perkawinan silang antara Kamera Samsung NX3000 dengan Lensa Yongnuo 50mm f/1.8 plus adapter :
Foto foto di atas ini belum melalui proses editing yaaa. Diambil di berbagai kondisi cahaya, ada yang pagi, siang, sore dan malam hari, baik itu indoor maupun outdoor
Yuph, kira kira begitulah pengalamanku menggunakan lensa Yongnuo selama sebulan ke belakang ini. Buat yang pengen info lebih mendetail mengenai lensa ini, monggo di cari di google, udah banyak yang me-review. Nah buat yang mau ngasih saran atau kritik, silakan tulis di kolom komentar yaa...